pengetahuan

Sport Jantung di Wisata Kebun Teh Sari Medini Nglimut Kendal

image

Pemandangan kebun teh Sari Medini

Dear pembaca semua, awal bulan lalu awb berkesempatan kembali mengunjungi kebun teh Medini, yup kebun teh ini pernah awb ceritakan beberapa waktu lalu di sini, namun kalau kemarin kesana karena pekerjaan, kali ini karena awb diutus yayasan untuk mewakili dalam acara pertemuan relawan penanaman pohon di kawasan puncak Gunung Ungaran,  awb juga masuk panitia bagian logistik untuk support peserta yang jumlahnya mencapai 600an orang .
(more…)

Advertisements

Mengenal Teknologi Chasis Space Frame Pada Karoseri Bus

Chasis Space Frame

awansan.com – Dear pembaca semua, teknologi chasis space frame merupakan salah satu terobosan revolusioner di industri karoseri bus Indonesia, karena dengan teknologi ini membuat bus bisa mempunyai bagasi yang super luas yang tentunya sangat menguntungkan buat penumpang maupun po bus itu sendiri,

Hal ini berbeda dengan bus biasa yang masih mengadopsi chasis Ladder Frame yang bagasinya  lebih sempit karena terhalang rangka bus yang melintang di tengah body. nah bagi yang belum paham yuk mari kita mengenal apa itu chasis space frame, dan apa bedanya dengan chasis ladder frame. (more…)

PERBEDAAN BAN RADIAL DAN BAN BIASA

Perbedaan Konstruksi Ban Radial dan Biasa

Bro sis mungkin kita masih bingung dengan perbedaan dari ban radial dan ban biasa , Perbedaan mendasar dari Ban Bias dan Radial terletak pada susunan benang yang mengikat, berikut perbedaan detailnya sebagai berikut  :

Perbedaan ban bias dan ban radial
Ban pada dasarnya diklasifikasikan ke dalam dua struktur sebagai berikut:

Struktur Bias
Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka (frame) dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban.

Struktur Radial
Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai “Rolling Resistance” yang kecil.

Meski hanya itu perbedaannya, namun dampak yang dirasakan pengguna ban radial sangat signifikan, Dari perbedaan konstruksi tersebut ada tiga keuntungan lebih untuk ban radial :

1. Saat dipakai, ban radial tertekan ke kanan-kiri (arah dinding), sehingga membuat permukaan ban yang menyentuh aspal lebih lebar. Otomatis, daya cengkeram lebih baik, terutama saat menikung. Sementara ban bias, saat dipakai ban tertekan ke depan-belakang, bukan ke samping.

2. Saat tertekan ke kanan-kiri, beban dan panas terdistribusi lebih merata. Sementara model bias, karena beban terdistribusi di tengah, panas akan berpusat di bagian itu. Alhasil, bagian yang cepat aus adalah tengahnya, tidak merata kanan serta kiri. Dengan kata lain, ban radial lebih awet penggunaannya.

3. Meski menggunakan serat baja, pada kenyataannya ban radial lebih lentur saat dipakai. Hal ini memberikan kenyamanan lebih baik, terutama saat menghajar jalan bergelombang, jalan rusak, atau lubang.

namun selain keuntungan diatas, ban radial juga mempunyai kekurangan, yaitu harganya yang cenderung lebih mahal daripada ban biasa, bahkan hampir dua kali lipat.

sumber 1

sumber 2