0

Review Ban Aspira Premio Sportivo di Honda Blade 125 FI , Highly Recomended !!!

Ban Aspira Premio

awansan.com – Sobat bikers , tak terasa sudah satu setengah tahun lebih ban Aspira Premio Sportivo terpasang di Roda Belakang si Blade, dan entah sudah bera puluh ribu kilo jalan yang ditempuh sejak Bulan November 2018 hingga Juni 2020 , yang jelas tidak disangka ternyata ban hasil kerjasama Aspira dan Michelin ini performanya melebihi ekspektasi awansan.

Daya cengkeram ban ini di jalan aspal (on road) sangat baik, jadi yakin yakin aja kalu mau cornering, rasane lebih lengket dari ban federal bawaan, pun ketika turun hujan ban ini masih mempunyai grip yg baik

Performa di Jalan Offroad juga cukup baik, bahkan awansan pernah beberap kali iseng nyobain ban ini untuk menembus beberapa medan licin, percobaan pertama si Blade awansan ajak menyusuri sawah, jalannya masih berupa batu makadam yang bercampur tanah merah, semua pasti sudah mafhum betapa licinnya jalan makadam ketika basah, apalagi ditambah dengan tanah merah. Hasilnya cukup mengejutkan karena si Blade ternyata bisa melenggang dengan aman di jalan, tanpa ada gejala ngesot yang berarti, padahal ketika pakai ban bawaan si Blade, motor sampai ngesot sana sini ketika lewat di jalan yg sama

Percobaan kedua, awansan bawa si Blade menyusuri jalan proyek yang masih pure tanah merah, jalan ini biasanya hanya dilewati oleh alat berat beroda rantai seperti back hoe, medan jalannya juga cukup curam, ketika awansa bawa turun tanjakan, cukup ketar ketir juga saking licinnya, kalau nanti naiknya kepater di tengah tanjakan bakalan repot karena nggak ada yang nolongin :v . Sampai di bawah tanjakan awansan segera putar balik ke atas, dan surprisee ternyata si Blade mampu menaklukkan tanjakan jalanan tanah tadi tanpa banyak selip.

Hal lain yang awansan suka adalah keawetan ban, biasanya ban belakang awansan hanya bertahan sekitar 1 tahun saja sudah mulus, ini sudah satu setengah tahun lebih, dan ban masih sangat tebal, perkiraan awansan masih berani untuk setahun kedepan.

Sebagai Perbandingan Ban depan IRC 69 yg umurnya selisih satu bulan dengan Aspira Premio Sportivo baru awal bulan kemarin awansan ganti karena sudah mulus, padahal ini ban belakang lho yaa yang seharusnya lebih cepat habis dibanding ban depan.

Ketahanan ban ini ketika daam kondisi kurang angin juga istimewa, sampai sampai awansan kadang sampai lupa ngecek tekanan ban, tak jarang saking lamanya nggak dicek, tekanan ban hanya tinggal 15 psi saja dan rasanya masih biasa aja wkwkwkw, kalau tinggal 9 psi baru kerasa agak geol geol buat boncengan. Well bagi awansan sih ban ini “Highly Recomended” . oke cukup sekian review aspira premio kali ini, semua subjektf pendapat awansan, thanks for reading and see you next time 😀 .

0

First Time Meet Yamaha Freego, Ternyata Gendud dan Lucu


awansan.com – Dear pembaca semua setelah sekian lama cuman bisa mantengin online akhirnya awansan berkesempatan juga lihat skutik fenomenal Yamaha ini secara langsung, kebetulan tadi sore pas pulang jemput Istri ada stand Yamaha di dekat Giant Magelang, iseng tanya “Yamaha Freego” sudah ada belum mbak? Ehalah jebule sudah ready stock disitu.
Diluar dugaan mas bro, ternyata skutik ini gendut juga, awalnya awansan kira dimensinya masih seperti Xeon, tapi pas lihat langsung lha kok meh podo sama lexy, bahkan masih gemukan Freego. Kesan gemuk didapat dari dek depan yang menggembung dan terlihat tebal, serta bagian buritan yang melebar.
Sedangkan kesan lucunya didapat dari ukuran ring ban yang cuman 12 inch, tapi meskipun 12 inch ban ini terlihat sangat gendut karena ukurannya yang lebar, well secara tampilan motor ini emang gemesin banget buat dimiliki 😆
Jok Yamaha Freego juga sangat tebal dan lebar sehingga nyaman ketika diduduki, nah mumpung ada barangnya nih awansan sekalian jajalin 2 fitur fenomenal dari skutik ini yaitu bagasi super luas berkapasitas 28 liter ,smart front refuel dan charger hp, cen motor iki jos tenan, istri awansan yang notabene bukan penggemar otomotif pun ternyata juga jatuh hati dengan matic ini, sayangnya ketika awansan nyuruh cobain, ternyata kedua kakinya jinjit mas brooo 😆 .

1

Nostalgia Bus Mercy Lawas, Trip Meteran Yogyakarta – Magelang With Po Sumber Waras ATB

awansan.com – Meskipun bagi sebagian orang dianggap aneh, tapi awb menikmati sekali hobi ini (bis bisan), mungkin ada sangkut pautnya dengan masa kecil awb dulu yang memang sering dibawa orang tua bolak balik Temanggung- Yogyakarta naik bis.. awb jadi senang menikmati suara mesin, siulan turbo, bahkan ayunan suspensi per daun yang terasa menina bobokkan 😀 di sepanjang perjlanan,  Jujur aja awb paling demen dengan bus mercy tua dengan mesin belakang seri OH , Baik itu OH 1113 (prima), OH 1518 (king), maupun OH 1521 (intercooler).

Continue Reading
0

Review Honda Mobilio Untuk Perjalanan Jauh

Honda Mobilio Source: google


awansan.com – Dear pembaca semua,  setelah sekian lama beredar akhirnya awb dapatt juga kesempatan mencicipi Honda Mobilio , mpv jagoan Honda yang fenomenal yang datang dan langsung mengobrak abrik pasar penjualan LMPV di Indonesia, benarkah sehebat yang digemborkan oleh berbagai  media massa dan blog selama ini ?. hmm disini awb akan kasih pendapat jujur saja.
Honda mobilio yang awb gunakan adalah Mobilio seri E, tahun pembuatan 2015, pada perjalanan kali ini diisi penumpang 6 orang dewasa, dengan Rute Yogyakarta – Lamongan PP, dimana  awb merasakan 8 jam menjadi penumpang, dan 8 Jam menjadi sopir.
Jalan yang dilewati sangat bervariasi, mulai dari jalan lurus Jogja- Solo, kemacetan Kota Solo, Jalan berkelok penuh yang asyik buat selap selip di rute Solo – Ngawi, jalan naik Turun Ngawi – Padangan, dan terakhir jalan Penuh Lobang Padangan – Bojonegoro, selanjutnya dari Bojonegoro ke Lamongan cenderung mulus dan lurus . Continue Reading
0

Review Mitsubishi Chariot Grandis GDI 


awansan.com – Dear pembaca semua,  lama nggak nulis artikel mobil kok rasanya awb gatal juga, ada banyak bahan review dan semuanya cuman ngendon di draft wkwkwk.. Artikel kali ini awb akan sedikit berbagi pengalamn awb ketika nyobain Mitsubishi Charriot Grandis, Rare item tentunya karena mobil ini masuk CBU via importir umum, bukan via ATPM Mitsubishi Indonesia.
Awb sendiri pake ini mobil udah dua kali kesempatan, Rute pertama yang ditempuh adalah Parakan – Temanggung – Ambarawa – Bawen – Ungaran – Kampus UNNES PP .. Sedangkan di waktu lain menempuh rute  Parakan-Temanggung-Magelang-Kaliangkrik-Magelang-Grabag-Sekarlangit-Getasan-Salatiga-Kopeng-Magelang- Temanggung .. dengan variasi medan yang cukup lengkap mulai dari trek lurus panjang, tikungan, tanjakan dan turunan ekstrim.. Continue Reading

9

Review Oli Enduro Racing di Honda Megapro


awansan.com – Dear pembaca semua, sebetulnya awb sudah berusaha setia ke satu hati  merk oli saja, namun apadaya kadangkala kalo kepepet terpaksa pindah ke lain merk sekaligus cobain sensasi baruu hehehe.

Jika selama ini awb setia pake Federal Ultratec/Ultratec X untuk Megapro awb, nah kali ini awb jajal Oli produk anak bangsa alias Petamina, perusahaan plat merah yang dikenal dengan tagline “Kita Untung Bangsa Untung” .

Continue Reading
8

Touring Pakai Yamaha Mio M3 ke Gunung Galunggung, Leh Uga ternyata

awansan.com – Holla bro sis, setelah diluncurkan sekian lama akhirnya awb berkesempatan juga nyobain skutik terbaru dari Yamaha ini, pas itu ketika ada tugas survey ke Gunung Galunggung, kebetulan dapet pinjeman motor sebagai sarana survey dari salah satu aparat Kecamatan Rajapolah Tasikmalaya.

Continue Reading
13

Review oli shock PIKOLI biar murah tapi mantap juga ternyata

Pikoli Oil

awansan.com – Jujur mas bro,  awb pun baru tahu kalo ada oli shock merk pikoli, rasanya baru sekali denger juga, tau oli ini pun gara-gara bengkel yang ngasih karena kebetulan oli shock showa lagi habis, ya sudah lah pas kemaren ganti seal shock depan dikasih pikoli ini.

Sebelum memakai oli ini awb pakai oli showa rasanya rebound biasa dan  kerasa empuk, kemudian karena ganti sil shock awb pakai oli shock jumbo, ini yang paling parah, rebound nggak enak, dan shock jadi empuk banget, bahkan sampai awb tambah satu shock 2 botol oli pun, shock masih terlalu empuk, nggak nyaman banget rasanya.

Tak dinyana tak disangka pake oli Pikoli kemaren eh shock jadi nyaman kembali, rebound mantap pas banget, tidak terlalu empuk tidak terlalu keras,padahal harganya murah cuman 12.000 rupaih hehe, ketika buat lewat polisi tidur pun plat nomer nggak mentok slebor lagi, dibuat nikung nikung motor jadi lebih anteng, the last saya sangat puas dengan oli ini, harga murah tapi enak dipake, bukan promosi toh saya nggak jualan oli :D, hanya sekedar review pemakain saja. Oke mas bro cukup sekian artikel ini moga berguna bagi kita semua.