jump to navigation

Review Long Journey Honda Mobilio 18 Januari 2017

Posted by awansan in Review, Mesin, Mobil.
Tags: , , , , , , , ,
add a comment

Honda Mobilio Source: google

Dear pembaca semua.. setelah sekian lama beredar akhirnya awb dapet juga kesempatan mencicipi Honda Mobilio beberapa bulan lalu, mpv jagoan Honda yang fenomenal, dateng dan langsung mengobrak abrik pasar penjualan LMPV Indonesia, benarkah sehebat yang digemborkan oleh berbagai  media massa dan blog selama ini ?. hmm disini awb akan kasih pendapat jujur saja.

Honda mobilio yang awb gunakan adalah Mobilio seri E, tahun pembuatan 2015, pada perjalanan kali ini diisi penumpang 6 orang, dengan Rute Yogyakarta – Lamongan PP,dimana  awb merasakan 8 jam menjadi penumpang, dan 8 Jam menjadi sopir. Jalan yang dilewati sangat bervariasi, mulai dari jalan lurus Jogja- Solo, kemacetan Kota Solo, Jalan berkelok penuh yang asyik buat selap selip di rute Solo – Ngawi, jalan naik Turun Ngawi – Padangan, dan terakhir jalan Penuh Lobang Padangan – Bojonegoro, selanjutnya dari Bojonegoro ke Lamongan cenderung mulus dan lurus . (lebih…)

Nyobain Mitsubishi Chariot Grandis GDI  7 Januari 2017

Posted by awansan in Review.
Tags: , , , , , , ,
add a comment

Dear pembaca semua,  lama nggak nulis artikel mobil kok rasanya awb gatel juga, ada banyak bahan review dan semuanya cuman ngendon di draft wkwkwk.. Artikel kali ini awb akan sedikit berbagi pengalamn awb ketika nyobain Mitsubishi Charriot Grandis, Rare item tentunya karena mobil ini masuk CBU via importir umum, bukan via ATPM Mitsubishi Indonesia..

Awb sendiri pake ini mobil udah dua kali kesempatan, Rute pertama yang ditempuh adalah Parakan – Temanggung – Ambarawa – Bawen – Ungaran – Kampus UNNES PP .. Sedangkan di hari lain menempuh rute  Parakan-Temanggung-Magelang-Kaliangkrik-Magelang-Grabag-Sekarlangit-Getasan-Salatiga-Kopeng-Magelang- Temanggung .. dengan variasi medan yang cukup lengkap mulai dari trek lurus panjang, tikungan, tanjakan dan turunan ekstrim..

Semua berawal dari acara kondangan di salah satu temen sma awb dulu, awb di daulat sebagai pilot sopir rombongan kondangan.. rencana awal mau pake ford ranger tetapi berhubung akinya tekorr, akhirnya pake mobil cadangan milik temen awb yg lain.. tak dinyana dia punya mobil langka Mitsubishi Charriot Grandis GDI.. hmm leh uga nih langsung awb cekrak cekrek aja ..

EKSTERIOR
Model Charriot Grandis kental dengan desain tahun 2000an, tidak mengkotak namun juga tidak bulat, auranya sangarr apalagi dengan velg hitam dan lampu yang sudah di modif smoke.. mobil masih terlihat cukup mulus

ACCOMODATION
Sebetulnya mobil ini dirancang dengan kapasitas kursi 7 penumpang, well ketika diisi 7 penumpang pun mobil terasa masih sangat legaa, legromm dan headroom melimpahhh.. iseng aja kita isi 9 orang dan masih muat wkwkwk.. Awb juga suka dengan fitur fitur kecil namun berguna, seperti lampu di pintu yang menyala jika dibuka, juga ada storage dimana mana, lubang kunci kontak pun ada lingkaran lampu sendiri, jadi nggak perlu meraba raba ketika memasukkan kunci dalam gelap. 

ENGINE
Charriot Grandis ditenagai oleh mesin bensin 4 silinder seri dengan kapasitas 2400 cc, di atas kertas mesin ini mampu memuntahkan tenaga maksimal 162 hp, dan torsi maksimal 230nm.. oh iya adanya kode GDI menunjukkan bahwa mesin ini sudah menggunakan teknologi direct injection :D.. tenaga dari mesin kemudian disalurkan ke transmisisi otomatis 4 percepatan, bisa juga dibikin manual karena ada mode triptonicnya.

DRIVING IMPRESSION

masukkan kunci kontak, putar untuk menyalakan mesin, stater cukup kasar dan mesin pun menggerum, umur tidak bisa berbohong memang, karena terasa getaran dimana mana, entah perlu ganti engine mounting atau karena kuncian dashoard dan dortrim yang sudah tidak kencang lagi, namun semua suara itu hilang ketika mobil sudah berjalan..

memasuki jalan raya gas ditekan lebih dalam, dan si grandis pun mulai berlari, nafas tiap gigu terasa panjang panjang, enak banget buat cruising di jalan lurus dan rata.. tapi semua kesengan itu sirna ketika harus overtake kendaraan atau ketika jalan menanjak, tarikannya ampun ampunan dah boyo abisss Meski gas sudah ditekan dalam dalam,padahal awb sudah pake mode manual.. 162 tenaga kuda + 230 nm terasa hilang semua wkwkwkw, yah karena sudah berumur mungkin banyak kuda yang sudah kabur.. 

Tapi dibalik mesin yang boyo, tapi ternyata mobil ini masih sedikit menyisakan sisi “fun”.. Well mobil ini nyaman enak banget pengendaliannya, diajak nikung nikung nurut aja ini mobil, tidak ada gejala limbung.. Setir terasa pas tidak terlalu ringan atau terlalu barat, belokan juga presisi.. .mistubishi emang pinter bikin mobil yg enak disetirin 😅.. 

Oh ya namanya mobil sudah berumur, jgn protes kalo ada masalah, termasuk si grandis ini, ketika macet di tanjakan daerah jambu ambarawa, indikator temperatur mulai naik melebih batas normal, langsung pinggirkan , setelah dingin baru deh ketahuan radiatornnya bocor broo untung cuman kecil bocornya, isi coolant sampai penuh dan mobil bisa jalan aman sampe rumah.. Satu lagi adalah ban depan kanan yang ternyata sobek bagian luarnya, baru ketahuan di tengah jalan , niatnya mau ganti ban cadangan, namun begitu ban cadangan diturunkan, hlaa ternyata ukurannya beda jauhh, baik ringnya maupun lebar ban nya #hasyeeem 😂😂, akhirnya ban lama dipasang kembali, jalan pelan pelan takut kalau meletus 😑, alhamdulillah ban mampu bertahan sampe rumah 😀. 

“Lagi pacaran malah ketemu mantan, cukup sekian sampai jumpa artikel depan 🤗🤗”
 

 

Review Oli Enduro Racing di Honda Megapro 5 Januari 2017

Posted by awansan in Info, Review.
Tags: , , , , , , , , , , ,
8 comments

wp-image-917438186jpg.jpg

Dear pembaca semua, sebetulnya awb sudah berusaha setia ke satu hati  merk oli saja, namun apadaya kadangkala kalo kepepet terpaksa pindah ke lain merk  sekaligus cobain sensasi baruu hehehe.. selama ini awb setia pake Federal Ultratec/Ultratec X untuk Megapro awb, nah kali ini awb jajal Oli produk anak bangsa alias Petamina, perusahaan plat merah yang dikenal dengan tagline “Kita Untung Bangsa Untung” .

Oli Ini awb beli di Motodrive Seharga 52 ribu rupiah untuk kemasan 1 liter, dan setelah awb pakai selama kurang lebih 2500 km, akhirnya awb bisa mengambil beberapa kesimpulan, straight to the point 😀  saja yak  . (lebih…)

Jajal Yamaha Mio M3 ke Galunggung, Leh Uga ternyata 7 Desember 2015

Posted by awansan in Motor, My Journey, Review, Review Motor.
Tags: , , , , , , ,
7 comments

image

Holla bro sis, setelah diluncurkan sekian lama akhirnya awb berkesempatan juga nyobain skutik ini ketika ada survey ke Gunung Galunggung, kebetulan dapet pinjeman motor sebagai sarana survey dari salah satu aparat kecamatan Rajapolah Tasikmalaya.

(lebih…)

Review Koil Honda Kharisma di Honda Megapro 19 Februari 2015

Posted by awansan in Info, Mesin, Motor, Review, Review Motor.
Tags: , , , , , , , ,
12 comments

image

Bro sis beberapa waktu lalu awb pernah membuat artikel tentang pasang koil kharisma ke Megapro, nah sesuai janji awb akan buat reviewnya .

Rute review bervariasi, dari city riding bolak balik kampus rumah, maupun rute luar kota Jogja-Solo tiap malem minggu, total jarak sudah hampir 500 km awb anggap cukup untuk sebuar review sparepart, motor yang digunakan Honga Megapro tahun 2005, udah tua juga ternyata, dan awb baru nyadar hehe.

kata teori sih ganti koil tidak bisa memberi perubahan yang signifikan, namun karena awb nggak sempat ukur pake dynotest maka awb review berdasar feeling saja, Biar simple awb buat poin poin aja ya :

(+)
1. Getaran mesin berkurang
2. Torsi lebih merata di tiap putaran
3. Tarikan Lebih ringan

(-)
1. belum ada hehe

awb anggap cukup memuaskan lha murah meriah enak rasanya, demikian review kali ini, semoga berguna bagi kita semua, mungkin pembaca semua ada yang mau bertanya/ mau sharing, monggo silahkan kita diskusi di kolom komentar.

%d blogger menyukai ini: