10

Berkenalan dengan Bus berkonfigurasi Quad Axle

awansan.com – Dear pembaca semua, dalam kurun waktu 5 tahun terkahir publik Indonesia benar benar dimanjakan dengan banyaknya Chasis bus premium  yang membanjir pasaran Indonesia, sebut saja Mercedes Benz  OH 1830, Mercedes Benz  OH 1836, Mercedes Benz  OH 2542, Scania K  310, Scania K 360, Scania K 380, dan Scania K 410, MAN R 37 dll

Continue Reading

9

Sejarah Bus Mercedes Benz di Indonesia Part 3 (Generasi Elektrik)

Chasis MB OH 1525 milik Po Nusantara

Dear pembaca semua,  Pada medio tahun 2000 Mercedes Benz memunculkan generasi baru chasis bus, chasis inilah yang kemudian populer dengan mercy elektrik, kenapa disebut elektrik ? disebut elektrik karena Mercedes Benz sudah melengkapi chasis bus bus terbarunya dengan dengan Engine Control Unit, adanya engine control unit dan injeksi elektronis membuat mesin ini bisa mencapai tenaga yang lebih besar dari mesin generasi sebelumnya yang menggunakan cc lebih besar , pada generasi ini juga mulai digunakan Mesin Seri OM 906 LA , mercy elektrik di Indonesia mulai masuk tahun 2004, dengan diluncurkannya Mercedes Benz OH 1525, kemudian menyusul adik adiknya seperti OH 1518 XBC, OH 1521 XBC, OH 1526, dan OH 1626.
Continue Reading

6

Diluncurkan Sabtu 21-februari-2015, ini spesifikasi Yamaha WR 250 R

Yamaha WR 250           Source : 7leopold7.com

Bro sis setelah sekian lama akhirnya Yamaha tergoda juga dengan pasar dual purpose di Indonesia, menurut info dari Om Leopold akhirnya Yamaha akan meluncurkan Yamaha WR 250 R pada sabtu 21 februari 2015.

Tanpa babibu yuk mari silahkan dipelototin spesifikasinya di tabel bawah ini, awb ambilkan dari Yamaha Australia, santai saja untuk produk premium Yamah cenderung tidak sunat menyunat spek, jadi sama spesifikasinya 😀

Engine
Engine Type Liquid-cooled, 4-stroke, DOHC, 4-valve
Displacement 250 cc
Bore x Stroke 77 x 53.6 mm
Compression Ratio 11.8 : 1
Lubrication System Wet sump
Fuel Management Electronic fuel injection
Ignition TCI
Starter System Electric
Fuel Tank Capacity 8 L
Oil Capacity 1.5 L
Transmission 6-speed
Dimensions
Length 2180 mm
Width 810 mm
Height 1230 mm
Seat Height 930 mm
Wheelbase 1420 mm
Ground Clearance 300 mm
Dry Weight 127 kg
Wet Weight 134 kg with 8 litres of fuel
Chassis
Suspension Front Telescopic fork
Suspension Rear Fully adjustable Monocross
Brakes Front Single disc
Brakes Rear Single disc
Tyres Front 80/100-21
Tyres Rear 120/80-18
0

GALLERY DAN SPESIFIKASI HONDA CB 650 F JAGOAN BARU MOGE HONDA INDONESIA

CB 650 F

Bro sis strategi moge AHM mulai terkuak juga akhirnya, terpantau dari hasil penyelidikan TPT oleh tmcblog honda ternyata akan memasukkan moge pertamanya, honda CB 650 F.

Honda CB 650 F sendiri merupakan model streetfighter yang baru diluncurkan Honda tahun 2013, ditenagai oleh mesin berpendingin cairan, 4 langkah, 16 klep, DOHC inline 4 silinder berkapsitas 649cm3. Mesin ini mampu mengeluarkan tenaga maksimal  64kW at 11,000 rpm dan torsi maksimal  63Nm  at 8,000 rpm. disalurkan oleh gearbox  6 kecepatan.

Fitur lainnya adalah rem yang sudah ber CBS (Combi Brake System), seperti halnya matic, namun di CB 650 f cbs akan aktif ketika tuas rem belakang yang digunakan, CB 650 F juga dilengkapi Honda Ignition Security System dimana motor hanya bisa dinyalakan oleh kunci aslinya, sehingga bisa mencegah pencurian, denger denger sih harganya bakal dibawah 200 jt an, minaaat ? monggo ditunggu 😀

speedometer

Mesin

Versi fairing

SPESIFIKASI CB 650 F

Engine Type Liquid-cooled 4-stroke 16-valve DOHC inline-4
Displacement 649cm3
Bore x Stroke 67 x 46mm
Max. Power Output 64kW @ 11,000rpm (95/1/EC)
Max. Torque 63Nm @ 8,000rpm (95/1/EC)
ACG Output 343W
Fuel Tank Capacity 17.3L
Starter Electric
Fuel Consumption 21km/litre
Compression Ratio 11.4:1
Battery Capacity 12V/8.6AH
Oil Capacity 3.5L
Carburation PGM-FI electronic fuel injection
Clutch Wet, multiplate with coil springs
Final Drive #525 O-ring sealed chain
Instruments Digital speedometer, digital bar graph tachometer, dual trip meter, digital bar graph fuel gauge, digital clock
Transmission Type 6-speed
Taillight LED
Wheelbase 1,450mm
Seat Height 810mm
Headlights 12V, 55W x 1 (low)/55W x 1 (high)
Trail 101mm
Kerb Weight 206kg (ABS: 208kg)
Caster Angle 25.5°
Dimensions (L—W—H) 2,110mm x 775mm x 1,120mm
Ground Clearance 150mm
Frame type Steel diamond
ABS System Type 2-channel
Tyres Front 120/70-ZR17M/C (58W)
Suspension Front 41mm conventional telescopic fork
Brakes Rear 240 x 5mm hydraulic disc with single-piston caliper and resin mold pads
Rim Size Rear 17M/C x MT5.5
Brakes Front 320 x 5.0mm dual hydraulic disc with dual-piston calipers and sintered metal pads
Wheels Rear Hollow-section 5-spoke cast aluminium
Rim Size Front 17M/C x MT3.5
Wheels Front Hollow-section 5-spoke cast aluminium
Tyres Rear 180/55-ZR17M/C (73W)
Suspension Rear Monoshock damper with adjustable preload, 43.5mm stroke
2

KOMPARASI SPESIFIKASI LENGKAP YAMAHA NMAX 150 dan HONDA PCX 150

YAMAHA N-MAX 150

Honda PCX 150 dan Yamaha N-Max merupakan dua skutik fenomenal hasil perseteruan ketat dari Pabrikan Honda dan Yamaha, N-Max sendiri digadang gadang bakal menjegal penjualan Honda PCX yang melenggang sendirian di kelas skutik eksekutif.

HONDA PCX 150

Yamaha secara cerdas membuat pricing yang sangat menarik dimana NMAX 150  dijual lebih murah yaitu Rp 27,4 dibandingkan dengan  Honda PCX 150 dilepas  harga Rp 39,8, nampaknya produksi lokal N-Max memberi perbedaan harga yang signifikan dibanding PCX 150  yang terkesan overpriced karena masih diimpor secara utuh dari Vietnam. bingung memilih, yuk mari kita pantengin perbandingan spesifikasinya di bawah ini 😀

Spesifikasi Honda PCX 150
Dimensi

Panjang X Lebar X Tinggi : 1.917 X 738 X 1.094 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.315 mm
Jarak terendah ke tanah : 140 mm
Berat kosong : 129 kg
Kapasitas tangki bahan bakar : 5,9 liter

Rangka
Tipe rangka : Tulang punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dan peredam kejut ganda
Ukuran Ban Depan : 90/90 – 14 M/C 46P (Tanpa ban dalam)
Ukuran Ban Belakang : 100/90 – 14 M/C 57P (Tanpa ban dalam)
Rem Depan : Cakram hidrolik, dengan tiga piston
Rem Belakang : Tromol

Mesin

Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
Kelas : 150
Volume Langkah : 152,9 cc
Diameter X Langkah : 58,0 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi : 10,6 : 1
Daya Maksimum : 9,67 kW (13,1 Dk) / 8.500 rpm
Torsi Maksimum : 13,1 N.m (1,34 kgf.m) / 5.500 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 0,8 liter pada pengantian periodic
Tipe Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Tipe Transmisi : Otomatis, V-Matic
Tipe Starter : Elektrik dengan sistem ACG Starter

Kelistrikan
Tipe Battery : 12 V – 5 Ah (tipe MF)
Busi : NGK CPR7EA-9
Pengapian : Full Transistor, Baterai


Spesifikasi Yamaha NMAX 150
Dimensi

PxLxT : 1955mm x 740mm x 1115mm
Jarak sumbu roda : 1350mm
Jarak terendah ke tanah : 135mm
Tinggi tempat duduk : 755mm
Berat isi :  127 kg

Mesin

Tipe mesin : Liquid Cooled 4-stroke SOHC
Jumlah silinder : Single cylinder
Diameter x langkah : 58mm x 58,7mm
Perbandingan kompresi : 10,5 : 1
Daya maksimum : 11,1 kW (14,8 dk) / 8000 rpm
Torsi maksimum : 14,4 Nm / 6000 rpm
Sistem starter : Elektrik
Sistem pelumasan : Basah
Kapasitas oli mesin : 1 liter, berkala 0,9 liter
sistem bahan bakar : Fuel injection
Tipe kopling : Kering, Centrifugal automatic
Tipe transmisi : V-Belt automatic

Rangka

Tipe rangka : Underbone
Suspensi depan : Teleskopik
Suspensi belakang : Unit Swing
Ban depan : 110/70-13
Ban belakang : 130/70-13
Rem depan : Single disk brake (ABS)
Rem belakang : Single disk brake (ABS)

Kelistrikan

Sistem pengapian : TCI
Baterai : YTZ7V
Tipe busi : NGK / CPRBEA-9

 

3

Spesifikasi Lengkap Vario 150 esp

 

Vario 150

Berhubung yang bahas tentang lika liku Vario 150 udah banyak, awb hanya ingin berbagi spesifikasi lengkap aja, siapa tahu ada yang butuh hehe 😀

Mesin
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC pendinginan cairan
Diameter x langkah : 57,3 x 57,9mm
Volume langkah : 149,3cc
Perbandingan kompresi : 10,6:1
Daya maksimum : 9,3 kw / 8.500 rpm
Torsi maksimum : 12,8 Nm / 5.000 rpm
Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Starter : Pedal dan elektrik
Busi : ND U27EPR-9, NGK CPR9EA-9
Sistem bahan bakar : Injeksi (PGM-FI)

Kapasitas
Kapasitas tangki : 5,5 liter bahan bakar
Kapasitas minyak pelumas : 0,8 liter pada penggantian periodik
Transmisi : Otomatis, V-matic
Kelistrikan : Baterai 12V – 5Ah (tipe F)
Sistem pengapian : Full transisterize, Baterai

Dimensi & Berat
Panjang X Lebar X Tinggi : 1.921 x 683 x 1.096 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.280 mm
Jarak terendah ke tanah : 135 mm
Berat kosong : 109 kg

Rangka
Tipe Rangka : Tulang punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan sokbreker tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 – 14 tubeless
Ukuran ban belakang : 90/90 – 14 tubeless
Rem depan : Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Rem belakang : Teromol
Sistem Pengereman : Combi Brake System (CBS)

2

Perbedaan Part Mesin All New CBR 250 R 2014 dengan CBR 250 Lama, apa aja yang baruu ??, Bonus Spesifikasi

All New Honda CBR 250R bukan hanya hadir dengan tampilan baru. Tapi performanya juga diklaim lebih baik.Powernya meningkat dari 20 kW pada 8.500 rpm menjadi 21 kW atau 29 dk pada 9.000 rpm. Sedang torsi maksimalnya juga meningkat 23 Nm di 7.500 rpm.

“Beberapa perubahan memang sengaja dilakukan oleh Honda agar performanya lebih baik,” buka Makoto Dohi dari Honda R&D Southeast Asia Co.Ltd. “Utamanya ada pada usaha mengurangi gesekan untuk meningkatkan performanya,” sambung Endro Sutarno, Technical Service Training Instructor, Astra Honda Training Center, PT Astra Honda Motor (AHM).

Tak heran jika perubahan ini melibatkan banyak sekali komponen, totalnya ada 16 part yang didesain baru. “Bahkan crank case-nya juga berubah,” beber Endro. Yuk kita rinci satu persatu!

New Crankcase

1. Bearing Balancer dan 2. Crank Case
Bearing balancer kruk as pada All New CBR 250R diganti dengan yang lebih besar. Bearing ini memiliki tebal 15 mm, lebih tebal 1 mm dan diameter luarnya jadi lebih besar yaitu jadu 52 mm, sedang yang lama hanya 47 mm. Perubahan diameter luas bearing menyebabkan crank case berubah karena dudukannya juga harus lebih besar juga.

Kruk as Baru, bisa substitusi

Continue Reading

10

Gallery Foto dan Spesifikasi Honda New Mega Pro Fi (Injeksi)

Model sedang Bergaya

Penampakan Samping Kiri

Spesifikasi

Holder

Speedometer

Model Lagi

Aksesoris Resmi

Knalpot

Kolong

Spesifikasi :

Tipe mesin:SOHC, 4 Langkah, 5 Kecepatan

Volume langkah (cm3) :149,5 cc
Sistem pendinginan:Pendinginan udara
Sistem suplai bahan bakar:Injeksi/PGM-FI(Programmed Fuel Injection)
Diameter x langkah (mm):57,3 x 57,84
Tipe Transmisi:5 Kecepatan
Rasio kompresi:9,5 : 1
Daya maksimum:9,8 kW (13,3 PS)/8.500 rpm
Torsi maksimum:12,3 Nm (1,25 kgf.m)/6.000 rpm
Pola pengoperan gigi: 1-N-2-3-4-5
Tipe Starter: Starter Kaki & Starter Elektrik
Tipe Kopling:Manual, Multiplate Wet Clutch With Coil Spring
Kapasitas minyak pelumas: 1,0 Liter pada penggantian periodik

Tipe Baterai/Aki:12 V – ,5 Ah
Tipe pengapian:Full Transisterized
Tipe Busi:NGK CPR9EA-9

Panjang x lebar x tinggi:2.052 x 742 x 1.079 mm
Jarak sumbu roda:1.316 mm
Jarak terendah ke tanah:156 mm
Berat kosong:1355 kg
Kapasitas tangki bahan bakar:12,3 Liter
Ketinggian Tempat Duduk:774 mm
Radius Putar Minimum:1900 mm

Tipe rangka:Pola Berlian
Tipe suspensi depan:Teleskopik
Tipe suspensi belakang:Tunggal (dapat di setel keras dan lembut)
Ukuran ban depan:80/100 – 17 M/C 46P
Ukuran ban belakang:100/90 – 17 M/C 55P

Rem depan:Cakram hidrolik, dengan piston ganda
Rem belakang:Cakram hidrolic, dengan piston tunggal

18

Ford Ecosport, Rush-Terios Killer

Tampang Ecosport

      Bosen ngomongin motor, kali ini awb mau ngomongin mobil hehe kebetulan beberapa waktu lalu PT Ford Motor Indonesia (FMI) memasarkan EcoSport yang dibandrol mulai Rp 195,4 juta hingga Rp 242,4 juta on-the road Jakarta, dibagi menjadi 3 varian yaitu Ambiente (MT), Trend (AT/MT), dan Titanium (AT/MT). Continue Reading

4

Honda CRF 230 Supermoto , Motor Ganteng Saingan Kawasaki D-tracker

awansan.com – Sobat bikers setelah kemarin kita bahas mesin CRF 230 ( bisa dilihat disini ), sekarang mari kita bahas kans si CRF kalo dimasukin/dilokalin di Indonesia, yang awansan kira bisa jadi pembunuh bagi KLX  maupun D-Tracker disini.

Sebelumnya Yuk mari kita lihat fitur  dari  si ganteng ini 😀

  • Aggressive 23.9-degree rake and 91mm of trail provide spirited handling.
  • Lightweight 17-inch wheels with sporty low-profile 70-series Dunlop GT401 Arrowmax tires.
  • Swingarm widened and stiffened.
  • Rear shock lengthened and suspension travel increased for optimum front/rear weight distribution.
  • Lightweight Renthal aluminum handlebar.
  • CRF®-R-inspired bodywork and graphics with Black frame rails and Black fork sliders.

Udah puas ?? yuk lanjut ke fitur fitur di mesin 😀

  • Dependable 223cc single-cylinder air-cooled four-stroke engine offers plenty of user-friendly power and lots of torque spread over a wide rpm-range.
  • 30mm constant-velocity (CV) carburetor for crisp throttle response.
  • Electric start for easy starting.
  • Lightweight aluminum crankcase.
  • Maintenance-free CD ignition.
  • Heavy-duty clutch offers smooth, progressive engagement.
  • Smooth-shifting, versatile six-speed transmission.
  • Heavy-duty O-ring-sealed chain for durability and reduced maintenance.

Biar makin puass jangan lupa baca fitur kaki kakinya

  • Wide box-section aluminum swingarm provides excellent rigidity to manage traction capability of large rear tire.
  • Lightweight semi-double-cradle high-tensile steel frame.
  • Rake steepened (26.83 degrees to 23.9 degrees) and trail shortened (103mm to 91mm) compared with CRF230L for quicker handling in turns and left/right transitions.
  • 37mm leading-axle Showa front fork offers 9.0 inches of suspension travel.
  • Heavy-duty Showa rear shock offers 6.6 (167mm) inches of travel for optimum front/rear balance.
  • Fork boots keep dirt and moisture away from fork seals.
  • Snail-type chain adjusters for easy maintenance.
  • Powerful 240mm front disc brake, and 220mm rear disc brake.
  • Road-ready, lightweight 17-inch wheels–3.0-inch front, 3.5-inch rear–with straight-pull spokes.
  • Grippy Dunlop GT401 Arrowmax 110/70-17 front and 130/7-17 rear tires.

Langsung aja yah kita bahas, kenapa si crf ini bisa jadi D tracker Killer, menurut awansan keunggulan utama justru pada mesin si crf ini, bukan pada masalah besarnya tenaga dan torsi kalo ini mah tetep d tracker 250 juaranya, tapi lebih ke familiarnya mesin yang dipakai di Indonesia.

Faktor pertama adalah rancang bangun mesin crf 230 mirip-mirip dengan Gl Pro, Mega Pro, dan juga Tiger, hanya saja dengan kapasitas mesin yang lebih besar dan bertenaga, hal ini tentu sangat membantu ketika berada di daerah jauh dari kota, karena mekanik pinggiran pun bakal bisa nanganin, dan juga banyak part substitusinya dari keluarga GL :D.

Faktor kedua, tenaga dan torsi gedhe, meskipun di bawah d tracker 250, tapi jauh di atas dtracker 150/klx 150, torsi dan tenaga gedhe sangat disukai oleh masyarakat Indonesia, apalagi yang hobi adventure, makanya hinnga skarang banyak trail yg dibangun dengan mesin GL.

Faktor ketiga adalah model crf yang memang buat supermoto/trail, tentunya ini bisa menyasar pasar penggila adventure di Indonesia, ingat kan larisnya KLX yang melenggang sendirian gara-gara tidak ada lawan, pasar motor trail di Indonesia sangat besar utamanya adalah penggila Adventure, perusahaan tambang, Perkebunan, dan juga daerah-daerah yang tidak ramah dilewati motor biasa :D.

Dengan mesin yang tidak terlalu canggih maka harga bisa ditekan lebih murah, dan khas indonesia, downgrade beberapa bagian yang dianggap bikin mahal 👿 (lokalin ban dunlop, sama ganti stang renthal), taruhlah harga 26-35 juta, maka si crf bisa ngobrak abrik dua segmen kawasaki sekaligus.

Segmen pertama adalah pasar D-Tracker 250 ( bagi yang ingin beli d tracker tapi dana mepet, beli crf dengan harga lebih murah, penampilan tetep sama, mesin lebih irit ), dan segmen kedua, adalah pasar KLX ( harga klx nambah dikit udah dapet trail yang jauh lebih bertenaga ). Yupz sekian opini awansan kali ini, monggo jika ada opini lain kita bahas di kolom komentar 😀