11

Modifikasi Touring Kawasaki Versys 650

Kawasaki Versys Touring

Langsung aja mas bro awb lagi browsing ngubek ubek otomotifnet.com , eh lha kok nemu modifan Kawasaki Versys 650, kebetulan awb memang seneng banget dengan motor-motor bergenre adventure langsung dah save as gambar 😀

Modifikasi yang dilakukan

 

Kawasaki Versys ini milik bosnya respiro indonesia :D, jangan tanya hloo habis berapa buat modif disinyalir puluhan juta lebih mas broo, yuk cekidot, mari kita menikmati kegantengan si versys .

Dari sisi lain

Data Modifikasi:
Boks : Hepco & Becker
Kaliper rem : Brembo
Crashbar : Hepco & Becker
Windshield : Givi
Setang : Fatbar
Engine cover : R&G
Knalpot : Termignoni
Sok belakang : Ohlins
Ban : Pirelli 120/70-17 dan 160/60-17

 

Advertisements
7

First trip with merry

NVL Berkardus

awansan.com – Setelah kemaren si merry sampai rumah, saatnya si merry di buat jalan- jalan ,  untuk kali ini merry awb bawa ke daerah kendal jawa tengah,  kali ini dalam rangka silaturahmi ke rumah temen,  berhubung nvl gx ada behelnya jadi durian oleh oleh dimasukin kardus trus ditali langsung ke body, lucu aja liat nvl ber box kardus haha.

Continue Reading
2

Touring ke Dataran Tinggi Dieng , Memburu Golden Sunrise Sikunir

Sudah ramai dengan orang

awansan.com – Sobat sekalian selama ini awansan sudah sering touring ke pantai, nah kali ini pengen maen ke gunung biar ganti suasana 😀 , Tujuan saya kali ini adalah dataran tinggi Dieng, tempat yg juga disebut tanah para dewa ini memang menyimpan banyak keindahan, tidak hanya view nya saja tapi juga banyak obyek wisata juga disana.

Saya pun sukses dikompor biar ikut, pokoknya harus ikut kata temen-temen saya, ya sudah mau gimana lagi, golden sunrise di sikunir terlalu menggoda untuk dilewatkan . Tepat hari H, teman teman saya yang lain sudah berangkat pagi buta dengan menggunakan mobil, sedangkan karena kami berdua masih ada urusan di kampus , memutuskan menyusul menggunakan motor

Continue Reading
44

Pilih Pilih Motor Buat Touring

awansan.com – Sudah lama saya nyidam pengin ganti motor 🙁 , memang si saya udah punya si mega, yang selama ini menemani melanglang buana ke saentero jawa dan luar jawa 😀 .
Yang sedikit mengganjal adalah based on fact mesin si mega sekarang udah berumur .terasa kurang bertenaga dengan gaya riding saya yang cenderung speed touring ( seneng manjer di 90 -100 kpj ), nggak perlu top speed kenceng yang penting enak buat nyalip bis dan lancar di tanjakan, selain itu saat mesin mega sudah panas tenaga terasa sedikit ngedrop,  konsumsi bensin yang hanya 33- 35 km/l (padahal dulu 1:40 ) membuat kantong saya sedikit kedodoran, singkat kata saya butuh motor yang lebih irit dan bertenaga :D. Continue Reading

16

Review Pemakaian Ban IRC NR72 di Honda Megapro

awansan.com – Dear pembaca tersayang, Sudah sekitar 6 bulan saya memakai IRC NR 72 di ban belakang si mega, sebelumnya saya menggunakan IRC NR 25, NR 25 cukup aneh yaitu setelah setahun pemakaian ban bagian tengah abis , padahal yang samping masih sangat tebel, bahkan masih ada sedikit rambutnya 👿 .

IRC nR25

Continue Reading

14

Review Oli Federal Supreme XX

Oli murah yang siap dipakai untuk touring

awansan.com – Dear pembaca semua, sudah sejak lama si mega awb jadikan kelinci percobaan untuk meneguk berbagai macam oli yang beredar di pasaran, mulai Enduro 4T, Enduro Racing, BM 1, Shell, Federal Ultratec, Castrol, dan banyak lagi lainnya.

Latar belakang saya gonta ganti oli sendiri adalah mencari oli yang cocok mengingat performa si mega yang ngedrop jika mesin sudah panas, dan ternyata semua oli tersebut tidak ada yang berpengaruh pusing saya mikirnya, sebetulnya sempat agak cocok dengan Shell HX5 tapi ternyata tidak bertahan lama juga 😡 sempat hampir putus asa, hingga akhirnya salah satu teman saya menyarankan untuk memakai oli Supreme XX ( Oli standar Mega Pro ), dengan gontai saya memutuskan membeli juga Supreme XX kemasan 1 liter di toko langganan. Continue Reading

6

Journey Tho The East Part 2 , Jombang – Pacet – Malang – Cuban Rondo

Setelah semalam mikir – mikir akhirnya diputuskan hari ini saya akan akan pergi ke batu Malang, sesuai dengan janji saya beberapa waktu lalu, bahwa saya akan kembali ke sana , tentunya anda masih ingat tulisan saya beberapa waktu lalu . rute yang diambil adalah Jombang – Pacet – Batu.
 
Tiada di sangka ternyata pagi itu hujan turun cukup deras, terpaksa saya menunda jam keberangkatan dari jam 07.00 pagi menjadi jam 09.00 pagi. lagi – lagi disini saya tidak yahu jalan, okelah terpaksa menggunakan sistem lnavigasi GPS ( Global Positioning System ) eh salah maksukdnya GTS ( Global TAKON System ) hehe, setelah beberapa kali tersesat akhirnya kami menuju arah yang benar, di jalan tembus kok nemu pemandangan bagus, okelah tanpa lama jepret – jepret.
 
 
       
Tidak banyak waktu saya pun kembali melanjutkan perjalanan ke pacet hanya dengan mellihat plang penunjuk jalan zzzzz, dan wow jalannya itu penuh dengan tanjakan panjang, mana berkabut tebal lagi ( musuh orang berkacamata ) membuat saya harus berhenti beberapa kali sekedar untuk menyeka kaca mata, dan akhirnya sampai juga di Pacet .

Ngadem mesin dulu di Pacet
       
Cukup istirahatnya saya pun meneruskan perjalanan menuju Pacet, Surpriseee ternyata jalur pacet – batu malang benar – benar di luar dugaan saya benar – benar sepi, jalan jelek , penuh tanjakan puanjaaang, dan membelah hutan taman nasional ckckckc, sempat saya ragu bener ini jalannya, nggak peduli terjang terus deh. tapi tau nggak sih dibalik ngerinya jalur ini ternyata menyimpan pemandangan yang begitu indah, trust me gambar aslinya jauh lebih indah daripada gambar di foto – foto ini. 
 
Gunung Welirang di Kejauhan
 
Percayalah, Jika Anda kesana Jauuuuuh lebih Indah
 
Bahkan air yang mengalir di bawah jembatan adalah air panas alami
 
Jalan Yang dilalui
 
butuh waktu lebih lama untuk sampai ke daerah batu , dan tahukan anda daerah ini bahkan lebih indah dari angan – angan anda, terlalu menarik untuk dilukiskan dengan kata – kata , yes this is my journey
 
Gerbang Taman nasional,
samping pemandian Air Panas Pancar
 
narsong dulu
 
 
perbatasan Kota batu
 
Kota Batu dari Kejauhan

 
Dari kejauhan sudah nampak Kota batu, hmm kerinduan ini kembali meneyeruak di dada, Batu i’am coming back , akhirnya aku sampai kembali di Kota Batu, sampai di Batu langsung ku menuju masjid untuk Sholat Dzuhur, fiuh leganya hati ini hahaha. Habis sholat tak lupa foto – foto di alun -alun kota , narsong lagi 😀
 
 
 
Selain poto – poto saya juga menyempatkan kopdar dengan beberapa teman di forum megaproholic kaskus, maaf ya fotonya nggak saya pajang, habis potonya ilang :(, puas di alun – alun saya memutuskan pulang ke jombang via kandangan, di jalan kok liat plang air terjun ya udah mampir dah kapan lagi bisa kesini wuoooooo.
 
 
 
 
 
Puass rasanya hari ini muter – muter kota malang, oke kawan – kawan kita lanjut perjalanan pulang ke Jombang, jalan mulus nan berkelok – kelok seakan mendayu – dayu menggoda mata, sambil dikit – dikit cornering , dan Alhamdulillah tepat waktu maghrib saya sampai dengan selamat di jombang .

bersambung ke sini
0

Journey Tho The East Part 1 , Night Touring Jogja -Jombang


AMAZING JOURNEY START HERE 
 
Halo sobat bikers, Alhamdulillah Allah member banyak nikmat kepada saya, hingga saya berkesempatan unutk melaksanakan touring ini 😀 . sebenarnya tujuan utama touring ini hanya keinginan saya untuk bersilaturahmi ke rumah salah satu teman baik saya, mas Basyar Ihsan di Jombang, tapi kenyataanx saya malah keterusan untuk muter – muter Jawa Timur, jujur saja uang disaku saya cuman ada 80.000 rupiah ( maklum akhir bulan hehe ).

Sedari pagi saya sudah mulai packing dan hunting barang yang akan dibawa, mulai nata baju, beli keperluan mck, hingga minjem kamera ( saya belum punya kamera ), tak lupa kumandikan meggy hingga kinclong, ternyata kalo kinclong enak dipandang ya 😀

Pukul 16.00
Saya memutuskan untuk berangkat dari Jogja, bismillah semoga lancar, perjalanan dari Jogja  hingga Solo berjalan lancar , tapi ternyata di Solo akuh kesasar , baik saya maupun boncenger sama – sama gx tau jalan, walhasil saya sukses muter – muter solo berjam – jam sampai akhirnya menemukan jalan yang benar yes.

Butuh enam jam unutk mencapai Kota Jombang, Alhamdulillah nyampe juga, walau tadi di jalan kehujanan, tapi tetep lancar, jalannya agak ugal – ugalan dikit lha lawane bis jogja – Surabaya yang memang terkenal sebagai jet darat
Esoknya saya memutuskan untuk muter – muter kota Jombang , kapan lagi saya bisa gini, hmm ternyata kota Jombang lumayan sepi sama seperti Temanggung..

 
 
Oke cukup sekian ceritanya, nanti bersambung ke part 2 😀 
 
3

Touring Ke Suaka Margasatwa Paliyan Gunungkidul

Beberapa hari yang lalu ( 11/09 ) saya pergi bersama teman – teman menuju pantai Ngrenehan dan Ngobaran, walaupun hanya berempat but enjoy it lah, lagipula pergi gx terlalu banyak orang malah gx repot haha, bermodalkan bensin yang tersisa saat saya pergi kesemarang kemarin kamipun berangkat ke Pantai .

Jalur yang kami ambil berbeda dengan jalur yang biasa, jika biasanya kami mengambil arah Baron baru kemudian ke kanan, maka sekarang kami mengambil jalur melewati Paliyan dan ponjong, atau sebelum memasuki kota wonosari belok ke kanan, disana ada plang besar namun saya lupa memfotonya.
Selamat Datang Gunungkidul
 
Jarak dari Yogyakarta menuju lembah paliyan sekitar 30 Km, bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 – 45 menit saja, akses kesana cukup bagus, bukan rahasia lagi jika jalan – jalan di kabupaten gunungkidul mulus hingga ke pelosok – pelosoknya, dari jika anda masih ragu dengan jalan yang dilewati jangan segan bertanya kepada penduduk setempat, Tanya saja jalur arah pantai Ngobaran / ngrenehan.
Melewati jalur Paliyan kami benar – benar kembali seperti kulaiah lapangan dua tahun lalu, , agak berbeda dengan kondisi Geografis Gunungkidul yang biasanya  bergunung – gunung, batuan karst, serta sulit air. Maka keadaan lembah ini justru sebaliknya konturnya relative datar, dengan dikelilingi pegunungan kapur, tanah disini pun relative gembur karena berbahan hasil erosi dari pegunungan yang mengelilinginya, begitupun dengan persediaan air yang cukup melimpah karena tanahnya mempunyai kemampuan menyerap air yang baik, maka jangan heran ketika musim penghujan lembah ini terlihat sangat hijau sejuklah dipandang mata, walau kali ini saya lewat ketika musim kemarau namun tetap saja pemandangannya menggoda mata, diman mata kita bisa memandang lembah hingga luas kemana – mana, yah bisa dibilang lembah paliyan adalah Oasis di tengah gersangnya gunungkidul, selanjutnya biarlah foto yang berbicara.
Embung kecil di Pinggir jalan 
Pemandangan Lembah
Jalan Lurus Dan Muluss
 
Selain pemandangan lembah, di Paliyan juga terdapat Suaka Margasatwa Paliyan, saya sendiri juga heran apa ya hewan yang dilindungi, di daerah seperti Gunungkidul, nggak tau lah yang penting poto – poto dulu, besok kalo pas kesini lagi saya Tanya sama petugasnya.
Maaf, saya bukan penghuninya lho hehe
 
Lembah Paliyan bagaikan mutiara yang terlupa di tengah gersangnya Kabupaten Gunungkidul, padahal pemandangan disini sangat bagus, dan didukung karakter jalan di Gunungkidul yang pasti anda juga tahu, mulus hingga ke pedalaman – pedalamannya haha, alangkah baiknya jika promosi lembah Paliyan ini ditingkatkan, perlu dibangun pula beberapa gardu pandang agar semakin menarik minat para wisatawan, jika kawasan ini ramai maka bukanlah hal yang mustahil membuat ekonomi masyarakat sekitar meningkat, dan menambah pemasukan bagi pemerintah daerah, saya yakin suatu saat lembah Paliyan bisa menjadi tempat wisata yang utama tidak kalah dengan pantai – pantai disana .