15

Sejarah Mitsubishi Colt T100 dan Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga Indonesia

Image result for iklan fuso t653
Colt T120 untuk Slalom

awansan.com – Dari dulu Mitsubishi memang dikenal sangat piawai dalam menelurkan angkutan niaga yang legendaris, sebut saja Colt Diesel si kepala kuning, Mitsubishi L300, dan tentunya Mitsubishi Colt T series .

Mitsubishi Colt T sangat legendaris sebagai angkutan niaga di pedesaan dan perkotaan, dikenal sangat bandel dan kuat, di era 75 – 90an colt t series betul betul menjadi raja jalanan, dan menjadi angkutan paling terkenal.

Mitsubishi Colt Pick Up masuk ke Indonesia untuk pertama kalinya pada tahun 1970  Diimpor oleh distributor tunggal Mitsubishi yaitu PT. New Marwa (tahun 1973 berganti nama menjadi PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors).

Colt T Generasi Pertama ( Colt T 100 )

Colt T100/Colt Dolak/Colt Bagong

Versi pertama yang masuk adalah  Colt T 100 yang menggunakan mesin bensin seri KE44, dengan kapasitas 1100 cc. Mesin ini sanggup memberikan daya maksimal hingga 62 ps.

Daya angkut maksimum mobil ini hanya 600 kg (1,323 lb), dan kecepatan tertinggi yang dapat dicapai adalah 115 km/h (71 mph), ciri utama mobil ini adalah dua lampu bundar di depan.

Colt T100 kemudian lebih dikenal dengan nama Colt Bagong / Colt Doplak, saat ini colt T100 justru sedang naik daun karena banyak diincar oleh penggemar mobil retro.

Colt T Generasi Pertama ( Colt T 120 )

Brosur Colt T120

Pada tahun 1975, diperkenalkan generasi selanjutnya dari Colt T100 yaitu Colt T120 dengan mesin seri neptune, ciri cirinya dalah lampu depan yang berubah menjadi 4 buah dengan posisi yang lebih bawah.

Colt T120 menggunakan mesin 4G41 Neptune 86 berkapasitas 1378cc (1400cc) dengan konfigurasi OHV 4 silinder segaris ini blok mesinnya terbuat dari iron cast sehingga bandel, Mesin ini memiliki ukuran bore x stroke yang nyaris square. Yaitu 76.5 x 75mm dengan rasio kompresi sedang sebesar 9:1. mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 86Ps pada 6000Rpm dan torsi 115Nm pada 4000Rpm.

Mesin Neptune 86 ini adalah mesin Mitsubishi terakhir yang masih menggunakan teknologi OHV dengan blok mesin yang terbuat dari biji besi tuang (cast iron).

Sebetulnya daya angkut standar pabrik hanya dianjurkan 750 kg, tapi pada kenyataanya colt ini sering overload membawa beban lebih dari 1 ton.. material besi mobil ini tebal dan kokoh sehingga masih jadi favorit untuk angkut barang secara overload .. inovasi lain dari Colt adalah per depan yang sudah menggunakan per keong, sehingga menambah kenyamanan berkendara..

Brosur Colt T120

Di Indonesia Colt T terdiri dari berbagai versi yaitu versi Pick Up, dan versi minibus, atau lebih dikenal dengan stesen, krakap, box bahkan double cabin. Untuk versi Minibus ada banyak karoseri yang memproduksi, sebut saja Adiputro, Morodadi, New Armada, Langgeng Jaya, Podojoyo, dan lain lain, secara tidak langsung Colt T berjasa pada industri karoseri Indonesia, karena banyak karoseri sekarang pada awalnya bermula dari karoseri Colt T pick Up menjadi minibus.

1026231_10151624362960822_559165394_o
Colt Kampus UGM Yogyakarta

Di Yogya, colt mempunyai sejarah tersendiri karena pernah mempunyai nama harum di kalangan masyarakat, khususnya mahasiswa UGM. Saat itu di akhir 70-an atau awal 80an, moda angkutan umum bermotor dalam kota belum ada kecuali becak dan andong, sementara kendaraan pribadi roda dua atau empat masih relatif terbatas, khususnya di kalangan mahasiswa. Kendaraan di kalangan pelajar dan mahasiswa masih didominasi sepeda onthel.

Seiring dengan muncul dan demikian ngetrennya kendaraan komersial Mitsubishi colt, beberapa orang berinisiatif mengoperasikan kendaraan miliknya yang telah dimodifikasi menjadi pickup dengan bak belakang tertutup terpal dengan tempat duduk berbentuk bangku panjang. Bidikan pertama adalah ke jurusan kampus, yang tidak lain adalah kampus Universitas Gadjah Mada di Bulaksumur. Angkutan ini dalam waktu singkat menjadi andalan dan idola para mahasiswa UGM karena mereka menelusuri jalan-jalan di lingkungan kampus sampai ke fakultas-fakultas. Dan sinilah yang kemudian moda angkutan umum ini populer dijuluki kol kampus.

Jumlah Colt T 120 yang terjual mencapai sekitar 33,525 unit, sampai Pada tahun 1990an Mitsubishi kemudian mengeluarkan colt t 120 ss, yang lebih modern dan nyaman, dan tentu saja khas dengan warna putihnya πŸ˜€ , meskipun begitu colt t 120 sampe sekarang masih eksis dimana mana terutama sebagai angkutan bahan bangunan dan untuk angkutan pasar di pedesaan.

sumber :
ColtT120lovers.com
sayangyogya.blogspot.co.id
titusdipolo

Baca Juga :

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part I : Colt Diesel T200

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part II : Colt Diese FE Series ( Umplung)

Sejarah Mitsubishi Colt Diesel Part III : Colt Diesel Tepak / Ragasaο»Ώ

Sejarah Mitsubishi Colt T120 , Legenda Angkutan Niaga di Indonesia

Sejarah Mitsubishi Colt L300 , Pick Up Diesel Tangguh nan Legendaris

Sejarah Mitsubishi Colt T120ss , Penerus Kedigjayaan Colt Series di Indonesia

Hasil gambar untuk bemo 70an
Colt T120 Bus Chasis
Colt T120 Bus Chasis
11

Review Suzuki Jimny Sj410


Siapa sih yang nggak kenal suzuki jimny, mobil legendaris suzuki yang sukses di medan offroad , laris manis diburu kolektor, harganya pun melambung sekarang :lol:, termasuk saya juga tergila-gila dengan mobil ini, walau belum terbeli hingga sekarang :evil:. Pas ngeliat iklan – iklan di tokobagus saya jadi teringat pernah ngerasain juga nyetir ini mobil , ya udah langsung tulis saja πŸ˜€ .
Mobil yang saya coba merupakan unit pinjaman dari temen saya (hayah minjem lagi) , bodo ah yang penting pernah ngerasain :lol:, Suzuki jimny yang saya coba buatan tahun 1988 kalo gx salah, dulu merupakan inventaris unit paskhas, jimny dalam keadaan standar kecuali ban yang udah pake ukuran 31. beruntung banget yang punya temen baik saya om Risschie mau minjemin .
Dicoba pertama dari kontrakan deket kampus UGM – Pantai Parangtritis, ujian pertama adalah kemacetan di sekitar mirota kampus, karena si jimny tanpa ac sukseslah kita dibuat sauna dalam mobil :evil:, ditengah kemacetan kota banyak motor yang selap selip seenaknya,bodo bemperku besi, nyrempet ato nabrak situ yang penyok plus bonyok :lol:, sepanjang kemacetan suhu radiator manteng di ΒΌ josss banget, padahal biasanya jimny sering overheat kalo macet .
Memasuki jalan parangtritis lagsung jimny dipancal gigi 4, karena speedo gx beres estimasi ya sekitar 80 – 90 km/j, anteng anteng aja tuh, tapi setirnya kayak lari kiri kanan, maklum belum power steering, nyampai di pantai langsung di naikkan ke atas trotoar 😈

Hari berikutnya dicoba buat light offroad di daerah TPA Piyungan, lewat jalan-jalan berbatu nan menanjak, disini baru kerasa deh enaknya naik jimny, tinggal masukin 4×4 low, si jimny anteng aja tuh nanjak pelan tapi pasti josss πŸ˜€ .


Penyiksaan masih belum berakhir, rute tarakhir yang diambil adalah tanjakan di daearh cinomati, yang udah lewat pasti tau seperti apa ngerinya tanjakan ini, tanjakan yang sangat panjang, berliku dan tentunya curaam :twisted, si jimny yang bermesin standar dan berkaki gajah dipaksa unutk melewatinya dan sukses macet di tengah tanjakan :evil:, beruntung masih bisa dipinggirin, cek mesin ternyata gara- gara platina trouble :lol:, beresin bentar dan akhirnya si jimny pun berhasil melewati tanjakan, kami pun kembali turun ke jogja via dlingo – patuk – yogyakarta

macet di tanjakan



Kesimpulan, jimny emang enak buat medan offroad walau bermesin standar, tinggal modif kaki – kaki dikit dah siap tempur, di jalan aspal mulus setir sering lari kanan-kiri (ciri khas non power steering) ya wajar sih, saya dulu nyopir kijang super sama rasanya, bemper besi buat penumpang merasa aman, yoi kalo senggolan sini nyantai bakalan sono yang penyok, jangan bandingin ama mobil sekarang yang kaya kaleng krupuk, bensin pun cukup irit kata yang punya Jogja – Semarang cuman habis 10-11 liter premium :D.
Masalah kenyamanan ya jangan bandingin ama mpv/sedan jauuh rasanya wkwkw, rasanya sobreker keras nan gemlodagh, begitu juga kalo buat lari lari di aspal, performa mesin pas-pasan, emang enaknya buat nyantai aja :D.
Bagi yang gx suka repot boleh tu platina diganti aja ama CDI maupun magnetic Trigger, biar kagak takut rewel di jalan, sekalian ac di pasang lagi biar nggak kepnasen waktu jalan-jalan di kota :D.