3 Update Signifikan Pada Yamaha NMAX 2017

Assalaamualaikum bro sist, beberapa hari yang lalu Yamaha Motor Indonesia secara gamblang memamerkan update terbaru pada skutik andalan mereka yaitu Yamaha NMAX.  bagi awb sendiri ada 3 update yang cukup signifikan .

1. Update yang pertama adalah, shocbreaker baru yang sudah dilengkapi dengan sub tank suspension sehingga lebih empuk bantingannya, nampaknya ini adalah jawaban Yamaha atas banyaknya keluhan pengguna NMAX yang merasakan shock terlalu keras.

2. Update selanjutnya adalah model jok, yang kini dibuat bertingkat, hmm makin nyaman aja nih.

3. Nah update terakhir nih adalah speedometernya berubah dari setengah bulat menjadi kotak 😂, istimewanya nih speedometer sudah lebih advance karena sudah menggunakan negatif disiplay jadi lebih berwarna, sayangnya pada speedo ini fitur tachometer justru hilang 😥

Demikian pembaca semua, 3 update signifikan pada Yamaha NMAX 2017

Wassalaamualaikum

Iklan

11 Fitur Unggulan di All New Honda PCX 150 ESP, Bikin Ngiler Euy

Assalaamualaikum bro sist, setelah dinanti sekian lama akhirnya Motor matik premium Honda ini akhirnya diluncurkan juga hari ini 😀 , oh ya supaya menekan harga kini All New PCX kini secara penuh telah diproduksi di Indonesia, dan harga yang ditawaekan pun cukup menggiurkan dimana Banderol Honda All New PCX 150 ABS harganya Rp 32 juta. Sedangkan untuk banderol Honda All New PCX 150 CBS  di harga 27 juta mepeet dengan harga Yamaha NMAX.

Namun istimewanya nih kini All New Honda PCX sudah dilengkapi dengan dengan beragam fitur dan teknologi baru, dimana beberapa fitur ini ada yang tidak dimiliki oleh Yamah NMAX selaku saingan terdekatnya, yuk kita baca bareng bareng 😀

  1. All LED lamp, mulai dari headlamp, sein hingga stoplamp.
  2. Full digital panel meter dengan beragam informasi.
  3. Keyless system yang terintegrasi dengan alarm dan Answer Back system.
  4. Double disk brake (rem cakram depan dan belakang).
  5. Anti-Lock Braking System (ABS) di tipe ABS dan Combi Brake System di tipe CBS dengan 3 kaliper.
  6. Ban lebar dengan velg 14 inci baru, ukuran ban depan 100/80-14 dan belakang 120/70-14.
  7. DC socket untuk power charger di konsol box sisi depan.
  8. Lampu hazard.
  9. Enhanced Smart Power (eSP).
  10. Kapasitas tanki BBM 8 liter, terbesar di kelasnya dengan fitur tombol pembuka tangki dan jok yang terintegrasi dengan kunci kontak.
  11. Seat stopper yang menahan posisi jok saat dibuka.

Well god job for Honda Indonesia, semoga matiknya yang ini larisss 😀

Setelah Lama Vakum, Mercedes-Benz Siap Bertempur Lagi di Pasar Bus Bermesin Depan Dengan Menghadirkan Chasis OF 1623/OF1723

Assalaamualaikum bro sist, tempo dulu Mercedes Benz pernah merajai pasaran bus bermesin depan dengan Mercedes Benz OF 1113, namun pasca dihentikannya produksi chasis ini pada tahun 1980an, praktis pasar chasis bus bermesin depan kemudian menjadi bancakan brand Jepang seperti Hino AK, Nissan CB, dan Mitsubishi BM.. Yang pada akhirnya hanya HIno AK yang bertahan, padahal chasis bus mesin depan pasarnya besar lho terutama untuk bus ekonomi dan bus atb, maka kemudian Hino lah yang panen dengan produk andalan mereka Hino AK8 .

Mercedes-Benz pun nampaknya sudah mulai gerah, baru baru ini Mercedes-Benz Bus Club of Millionaires menyelenggarakan Gala Dinner tahunan yang ketiga di Trans Luxury Hotel, Bandung, (8/12). dalam helatan tersebut Saat itu, Ralf Kraemer, Managing Director Commercial Vehicle PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI), ketika memberikan sambutan memamerkan sketsa bus terbaru yang akan dipasarkan MBDI tahun depan.

Bus tersebut adalah bus Mercedes-Benz tipe bus besar bermesin depan dengan gross vehicle weight (GVW) atau berat kotor 16 ton.

Namun setelah awb cari, nampaknya bus ini akan sama dengan Mercedes Benz OF 1723 yang memang sudah diluncurkan oleh Mercedes Benz beberapa waktu lalu di Afrika selatan. Dari kodenya sudah pada mafhum ya, berarti gvw bus ini adalah 16/17 ton, sedangkan tenaga bus ini adalah 230 hp.  Continue reading “Setelah Lama Vakum, Mercedes-Benz Siap Bertempur Lagi di Pasar Bus Bermesin Depan Dengan Menghadirkan Chasis OF 1623/OF1723”

Jejak Sejarah Bus Tingkat Volvo dan Bus Kota Tata di Medan

Assalaamualaikum bro sist, awb yakin bahwa sebagian besar bismania jaman now tidak tahu bahwa tahun 1970an kota Medan sudah memiliki bus kota tingkat,  sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Kota Medan pun juga mendapat jatah Bus Kota Tingkat dari Kementrian Perhubungan pada waktu itu.

Bus bus tingkat ini mulai beroperasi di medan pada tahun 1976, sedangkan tipe yang bus yang dipakai adalah Volvo Ailsa Mk 2, FYI bus ini diimpor langsung dari Inggris, istimewanya bus ini sudah menggunakan transmisi otomatis dan retarder lhoo, bagi awb bus tingkat ini merupakan salah satu kemajuan di sektor transportasi Indonesia.

Bus bus tersebut dioperasikan oleh PN Damri Medan, oh ya selain Bus Tingkat PN Damri Medan juga mendapat jatah bus Tata yang berasal dari India.

Namun sayang sekali hanya informasi tersebut yang berhasil awb dapat, tidak ada informasi jumlah dan tahun akhir operasinya. Jika ada pembaca semua mempunyai informasi tambahan, mari kita diskusi di kolom komentar 😀 .

thanks for reading and see you next time

Wassalaamualaikum

Source : PN Damri

Instagram : @busklasik, @damriindonesia

Sejarah Panjang Mobil Volkswagen Di Indonesia

Assalaamualaikum bro sist, sebetulnya awb berniat membuat artikel sendiri tantang VW di Indonesia, tetapi ketika awb membaca notesnya om Reza Warrouw tentang “sejarah vw” di fb beliau, awb menganggap artikel ini sudah sangat pas, lengkap dan informatif, jadi awb langsung saja copykan kesini, bagi yang ingin membaca langsung bisa dibaca  disini  . well selamat membaca semuanya

Pada 5 Desember 1952, 242 mobil-mobil VW kiriman pertama dari pabrik VW di Jerman tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Terdiri dari 134 Beetle dan 108 Combi termasuk model Delivery Van dan Ambulance, yang diimpor oleh NV. Handel Mij. PIOLA milik Johan Kepler Panggabean. NV. PIOLA, menjadi sole agent dan sole distributor resmi mobil Volkswagen di Indonesia.

Foto: Berita di koran berbahasa Belanda NIEUWSGIER Jumat, 12 Desember 1952 tentang NV. PIOLA pada Rabu 10 Desember 1952 mengadakan resepsi untuk kedatangan mobil-mobil VW, yang sangat populer tersebut. Pada foto, J.K. Panggabean dan Nyonya dengan para staf PIOLA, tepat sebelum tur dan pameran mobil dimulai.Foto: Berita di koran berbahasa Belanda NIEUWSGIER Jumat, 12 Desember 1952 tentang NV. PIOLA pada Rabu 10 Desember 1952 mengadakan resepsi untuk kedatangan mobil-mobil VW, yang sangat populer tersebut. Pada foto, J.K. Panggabean dan Nyonya dengan para staf PIOLA, tepat sebelum tur dan pameran mobil dimulai.

Nama PIOLA sendiri diambil dari nama salah seorang anak J.K. Panggabean, Piola Panggabean yang juga menjadi salah satu Direktur di perusahaan tersebut. J.K. Panggabean sebagai Presiden Direktur tidak terjun langsung dalam mengelola bisnis VW ini, tetapi melalui Frans Panggabean, Albert Panggabean (salah satu puteranya yang gemar olahraga reli), dan Piola Panggabean yang berperan besar dalam menjalankan perusahaan ini. PIOLA juga adalah singkatan dari “Progress Is Our Life’s Aim”, yang merupakan semboyan perusahaan.

Pada 13 Desember 1952, J.K. Panggabean mengundang sejumlah wartawan untuk melakukan uji coba sekaligus tamasya bersama mobil-mobil VW, yang bagi orang Indonesia merupakan hal baru. Sebanyak 9 Combi, 1 Pick-Up, 1 Ambulance dan Beetle (yang tidak disebutkan jumlahnya), berangkat dari kantor NV. PIOLA di Jl. Hayam Wuruk No. 122, Jakarta. Konvoi mobil-mobil VW tersebut dikawal polisi bermotor menuju Bogor, kemudian melewati tanjakan dan tikungan Puncak, dan finish di Bandung. Rombongan diterima oleh dealer VW di Bandung, Sumber Motor NV. di Jl. Braga 71, yang malamnya mengadakan resepsi perkenalan yang menarik khalayak ramai dari dunia usaha dan pemerintah.

Foto: Uji coba 9 Combi, 1 Pick-Up, 1 Ambulance dan Beetle di daerah Puncak, Jawa Barat.Foto: Uji coba 9 Combi, 1 Pick-Up, 1 Ambulance dan Beetle di daerah Puncak, Jawa Barat.

Setelah tur dan resepsi perkenalan mobil-mobil VW di Jakarta dan Bandung, selanjutanya resepsi perkenalan dan pameran diadakan di NV. PIOLA Surabaya, antara Maret-April 1953. Acara resepsi perkenalan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Samadikun dan istri, kalangan pemerintah, militer dan para importir di Surabaya serta sejumlah wartawan. Gubernur Samadikun memberikan pidato menyambut kedatangan mobil VW yang pertama di Surabaya ini. Presiden Direktur NV. PIOLA J.K. Panggaban dalam konferensi pers memberi keterangan-keterangan didampingi istri yang sekaligus Presiden Komisaris NV. PIOLA Ny. N. Hutagalung-Panggabean dan Pimpinan NV. PIOLA Surabaya H.S. Hutabarat. Para undangan kemudian dipersilahkan untuk mencoba mobil-mobil VW tersebut. Diantara yang mencoba, Overste Romein, Direktur Panataran Angkatan Laut RI.

Foto: Resepsi yang diselenggarakan NV. PIOLA Surabaya, sehubungan dengan sampainya mobil VW pertama di Surabaya. Tampak Presiden Direktur NV. PIOLA J.K. Panggabean sedang berpidato.Foto: Resepsi yang diselenggarakan NV. PIOLA Surabaya, sehubungan dengan sampainya mobil VW pertama di Surabaya. Tampak Presiden Direktur NV. PIOLA J.K. Panggabean sedang berpidato.

Foto Kiri: Importir-importir Surabaya sedang melihat-lihat mesin mobil VW. Foto Kanan: Overste Romein, Direktur Panataran ALRI Surabaya sehabis mencoba mobil VW didampingi J.K. Panggabean.Foto Kiri: Importir-importir Surabaya sedang melihat-lihat mesin mobil VW. Foto Kanan: Overste Romein, Direktur Panataran ALRI Surabaya sehabis mencoba mobil VW didampingi J.K. Panggabean.

Pada 1953, sejumlah Tempo Matador, model autobus bermesin VW, digunakan oleh NV. Reiss & Co. di Jakarta. Diproduksi oleh Vidal & Sohn KG dan Tempo Werke di Hamburg, Jerman antara November 1949 dan Mei 1952. Mobil ini dapat mengangkut 11 penumpang dan cukup laris di Jerman. Tempo Matador masuk ke Indonesia pada Februari 1953, hanya sekitar 30 unit, diimpor oleh NV. Djanaka di Jakarta.

Foto: Tempo Matador di kantor NV. Reiss & Co, Gambir, Jakarta pada April 1953.Foto: Tempo Matador di kantor NV. Reiss & Co, Gambir, Jakarta pada April 1953.

Untuk mempopulerkan VW di Indonesia, NV. PIOLA aktif menjadi promotor beberapa kegiatan otomotif dan menggunakan mobil-mobil Beetle dalam berbagai kegiatan reli, seperti KLM Bloemenrit Jakarta-Bandung 1953 dan IMI Djawa Auto Rally 1954. Pada reli KLM Bloemenrit 1953, Albert Panggabean berhasil menjuarai reli ini menyisihkan lawan-lawannya dan menjadi satu-satunya orang pribumi yang ikut dalam reli ini.

Foto: Beetle di KLM Bloemenrit Jakarta-Bandung 1953.Foto: Beetle di KLM Bloemenrit Jakarta-Bandung 1953.

Di pertengahan 1953, mobil-mobil VW menjadi begitu populer dan menjadi pembicaraan khalayak ramai. Terlebih setelah VW dalam reli KLM Bloemenrit, yang diadakan di Jakarta pada awal 1953, berhasil menjadi juara merek-team. Membuktikan dalam perlombaan tersebut bahwa mobil-mobil VW paling baik dibandingkan merek-merek lain.

Bukti lain bahwa mobil-mobil VW begitu disukai di Indonesia, ternyata dari penjualan VW, yang setiap pengiriman (diimpor) selalu terjual habis, malahan permintaan dari calon-calon pembeli datangnya begitu banyak dan dari berbagai tempat/kota di Indonesia.

Foto: Beetle di IMI Djawa Auto Rally 1954.Foto: Beetle di IMI Djawa Auto Rally 1954.

Di kantor Jl. Hayam Wuruk No. 122 Jakarta, NV. PIOLA tidak hanya menjual mobil-mobil VW tetapi juga membuka bengkel servis dan perbaikan.

Foto: Graco Wall Luber service unit yang dipakai untuk service mobil-mobil VW di bengkel NV. PIOLA.
Foto: Graco Wall Luber service unit yang dipakai untuk service mobil-mobil VW di bengkel NV. PIOLA.

J.K. Panggabean dikenal sebagai pengusaha terkemuka yang dekat dengan Presiden Soekarno. Pada masa itu para pengusaha yang dekat dengan Presiden mendapat julukan “pengusaha istana”. Pada periode 1950-1958 di Indonesia diberlakukan Program Benteng, yang memberikan lisensi impor kepada pengusaha-pengusaha pribumi. J.K. Panggabean termasuk diantaranya yang diuntungkan dengan adanya Program Benteng tersebut, ketika ditunjuk oleh Bung Karno untuk memegang keagenan VW di Indonesia, tak lama setelah Republik Federal Jerman membuka hubungan diplomatik secara resmi dengan Republik Indonesia di tahun 1952.

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-9 di tahun 1954, bertempat di Istana Negara, J.K. Panggabean menghadiahkan kepada Presiden Soekarno sebuah sedan VW yang biasa diimpor perusahaanya dari Jerman.

Foto: Presiden RI. Ir. Soekarno ketika menerima hadiah sebuah VW dari J.K. Panggabean, Presiden Direktur NV. PIOLA di Istana Negara pada Juli 1954.Foto: Presiden RI. Ir. Soekarno ketika menerima hadiah sebuah VW dari J.K. Panggabean, Presiden Direktur NV. PIOLA di Istana Negara pada Juli 1954.

Dari tahun 1952 sampai tahun 1954, sudah 650 Beetle dan 531 Combi yang diimpor dari pabrik VW di Jerman.

Pada awal 1956, NV. PIOLA menyerahkan sebuah Karmann Ghia kepada Presiden Soekarno. Konon Bung Karno menjadi orang pertama di Asia yang memiliki Karmann Ghia.

Foto: Presiden Soekarno ketika menerima Karmann Ghia pertama di Asia.Foto: Presiden Soekarno ketika menerima Karmann Ghia pertama di Asia.

Continue reading “Sejarah Panjang Mobil Volkswagen Di Indonesia”