jump to navigation

Meningkatkan Torsi Mega Pro dengan Ronsel GL- Max 12 Desember 2013

Posted by awansan in Tips dan Trik.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Dalam dunia otomotif, racun racun memang selalu bertebaran, eits jangan berburuk sangka dulu, yang dimaksud racun disini adalah racun modifikasi. AWB pun tak luput dari serangan itu sehingga dulu sering Dompet AWB kosong gara-gara buat beli racun, disini AWb akan sedikit berbagi tentang modifikasiyang dulu pernah AWB lakukan :D.
Bicara soal Mega Pro, memang dalam keadaan sehat 100% cukup mumpuni, namun karakter mesin yang oversquare membuat tenaga baru keluar dengan baik pada putaran mesin cukup tinggi, cukup merepotkan karena kuliah AWB pada waktu itu banyak dilapangan dengan medan medan super ekstrim, akhirnya AWB membuat Percobaan dengan mengganti gigi primer sekunder Mega Pro dengan Primer sekunder GL- Max beserta pompa olinya .


Sebagai Perbandingan gigi primer sekunder Mega Pro adalah 21 : 70, sedangkan primer sekunder GL-Max adalah 18:73. Bisa dilihat bahwa rasio primer sekunder GL-Max mempunyai rasio yang lebih ringan, dengan begitu diharapkan tenaga bisa lebih keluar di rpm awal.
beruntung keluarga GL mempunyai basis mesin sama, sehingga pemasangan donor primer sekunder GL-Max ke Mega Pro benar benar Plug n Play ( serahkan ke bengkel :D)

Review:
Positif
1. Tenaga menjadi beringas dan  bisa lebih keluar di rpm awal, cocok buat yang sering melahap jalur pegunungan, dan kota kota 😀
2. Lebih hemat RPM, ketika menggunakan primer sekunder asli Mega Pro 100kpj @7500 rpm, ketika menggunakan primer sekunder GL- Max 100Kpj hanya butuh 7000 rpm.
3. Bensin menjadi lebih irit,   memang tidak terlalu signifikan mungkin sekitar 5-15% saja.
4. Torsi di rpm rendah sudah terasa, gigi 2 saja motor masih bisa buat standing
5.agar tidak terlalu liar tenaganya disarankan memakai final gear 15:46 / 14 : 43
Negatif
1. Nafas Motor kerasa lebih pendek, cepet minta ke gigi yang lebih tinggi
2. Kecepatan Maksimal hanya 110 kpj saja, jika memakai primer sekunder asli bisa sampai 120Kpj
3. Rpm diatas 7500 berat untuk naik, sedangkan ketika memakai prmier sekunder asli masih bisa 8000-9000.

Kesimpulan: Modifikasi ini cocok diterapkan di daerah yang bermedan ekstrim,  banyak tanjakan yang tidak membutuhakan kecepatan tinggi , cocok juga kalau motor sering digunakan untuk membawa barang-barang berat :evil ,  namun jika jalur anda sehari hari masih jalan datar dan anda speedfreak monggo pakai primer sekunder asli saja 😀

Iklan

Komentar»

1. welovehonda - 12 Desember 2013

klo beli harganya berapa gan ?
mtor ane NMP ,

http://wijayamotorbandung.blogspot.com/

Suka

awansan - 12 Desember 2013

beli mungkin sekitar 200-300 rb

Suka

2. lexyleksono - 12 Desember 2013

Sharing yang bagus sekali niih masbro..

Suka

awansan - 12 Desember 2013

makasih om 😀

Suka

3. Mase - 12 Desember 2013

mantal djadja…

Suka

awansan - 12 Desember 2013

haha iya

Suka

4. touringrider - 12 Desember 2013

GL series memang tak ada matinya… makanya temen2 penyuka japs/cb suka modif mesin. Setau sy GL standart saja sudah jozz tarikannya ketika naik gunung.

Suka

awansan - 12 Desember 2013

yupz iya om, motor motor di daerah bromo salah satunya, dimana gL Pro udah menjadi legenda 😀

Suka

5. wisnu3ds - 12 Desember 2013

salam kenal masbro….wooow anak2 high performance!!!!……..

Suka

awansan - 12 Desember 2013

salam kenal juga om 😀

Suka

6. Maskur - 13 Desember 2013

weh bisa ya

Suka

7. warung DOHC - 13 Desember 2013

wahh apik iki mas 😀

Suka

awansan - 15 Desember 2013

maturnuwun mas aziz

eh mbok digawe artikel ttg cb sampyan biyen 😀
basic apa, modifikasi yg dilakukan, plus reviewnya

Suka

8. Leopold S - 13 Desember 2013

kreatif…
sederhana tapi signifikan..

Suka

awansan - 15 Desember 2013

Iya om signifikan

Suka

9. monkeymotoblog - 18 Desember 2013

idenya mantap, kalo gak slah setang sehernya juga bisa diganti punya tiger ya bro. monggo mampir bro ada penampakan CB400 nih

http://monkeymotoblog.wordpress.com/2013/12/12/parkiran-masjid-ash-shulthan-singapura-5-tahun-lalu/

Suka

awansan - 20 Desember 2013

bisa om, kalo stang seher malah sama plek, yang bedain ama tiger tuh stroke nya 😀

kalo itu ane milih cb 400 deh 😀

Suka

10. Toko Variasi Motor - 26 Juli 2014

sambil Nyimak Numpang Promosi Gan Toko Aksesoris Motor Terima kasih.

Suka

11. Ida - 10 Mei 2015

Mas, saya punya Megapro generasi 1, asumsi saya mesin sama persis GL pro Neotech keluaran 96-97.
Saya mau ganti blok/boring+ring+seher GL MAX; tapi masih menggunakan cylinder head + rantai keteng bawaan megapro. Maklum udah tua, jadi nggak suka ngebut-ngebutan.
Apa memungkinkan?

Suka

awansanblog - 10 Mei 2015

Nggak bisa mas kalo mau pake boring max, kan jadi lebih pendek langkahnya , malah turun tenaganya,

Suka

Ida - 10 Mei 2015

Oh benar juga mas, saya lupa Rantai keteng MP 92 mata dan GL Max 82 mata.
kalau dari data yang saya dapat di internet:
Honda GL Max : Bore 56.5 x Stroke 49.5mm , Kapasitas 124.1 cc , Kompresi 9.2 : 1
Honda Megapro/gl pro neotech : Bore 63,5 x Stroke 49,5 mm , Kapasitas 156.7cc , Kompresi 9.0 : 1

Jika saya ganti rantai keteng saja dari 92 mata ke 82 mata, apa perlu ganti stang seher juga? karena secara langkah GL Max & MP sama-sama 49,5mm. Apakah kompresi akan naik atau malah turun?

Masalah tenaga ngedrop sudah pasti karena ada penurunan kapasitas (resiko), ya alon-alon asal kelakon lah…
Hanya saya penasaran saja, apakah dudukan boring/blok MP dan GL MAX plek-plek sama?

Mohon pencerahannya-terima kasih

Suka

awansanblog - 10 Mei 2015

Kalo cuman mau naikin kompresi pake kop gl max aja, kompresi langsung naik, dudukan boring sama, panjang stang seher juga sama, yg beda stroke di kruk as nya , kalo ganti blok max malah kapasitas mesin turun, tenaga juga turun

Suka

Ida - 10 Mei 2015

Oh jadi yang membedakan hanya Kruk-As-nya.
Terima kasih atas pencerahannya mas.

Suka

awansanblog - 10 Mei 2015

Ok sama sama

Suka

12. fajar rachmad - 26 Juni 2015

mas mau tanya, motor ku pro series tarikan kok pendek”.
ganti gigi primer sekunder megapro langsung pasang nggak mas ?. ukuran gigi primer sekunder megapro sama pro neotech sama nggak mas ? harganya berkisar berapa ?

Suka

awansanblog - 26 Juni 2015

langsung pasang mas, tapi harus semua satu set (primer, sekunder,pompa oli). tapi daripada ganti ronsel coba dulu beratin gear belakangnya

Suka

13. oktavianus - 17 Agustus 2015

Maaf mas ganggu … Saya mau tanya … Saya pny tiger 2000 , mau saya ganti gigi primer sekunder nya pake pny gl100 bisa gk ya mas ? Nuhun …

Suka

14. wildan - 3 Februari 2016

Mas bro numpang tanya apakah draft gear primus bisa di pakai ke New Megapro [NMP]?

mksh

Suka

awansanblog - 3 Februari 2016

Kayaknya nggak bisa deh mas, soalnya basic mesin nmp dan mp primus beda

Suka

15. erix - 22 Februari 2016

Mas saya punya gl max klau buat jalan tu bunyi nguk nguk gt apa harus ganti ronselnya mas

Suka

awansanblog - 22 Februari 2016

Nguk nguk nya di bagian mana mas?

Suka

erix - 22 Februari 2016

Bagian mesin klau udah di masukkkan gigi perseneleng nya

Suka

awansanblog - 22 Februari 2016

Bisa jadi mas, coba di cek dulu sebelum diganti ronselnya, karena memang ronsel kalo bukan bawaan pasti bunyi

Suka

16. barudakpaud - 4 Maret 2016

mau nanya mas,MP udah pakai ronsel GL-max akselerasi nya bagus,untuk ngejar top speed ganti 6 speed apa bisa?kira2 enakan pakai tiger/ crf 230.tinggal pnp apa mesti ada yabg dirubah?

Suka

awansanblog - 4 Maret 2016

Rasio tiger sama mp nggak beda jauh mas, ya kalo kejar topspeed kecilin gear belakangnya,

Suka

barudakpaud - 4 Maret 2016

apa gak ngurangi akselerasi di tanjakan,,MP nya dipakai offroad

Suka

awansanblog - 4 Maret 2016

Buat trabas mas mp nya?, soalnya misal di pasang rasio tiger juga sama aja, wong rasio gigi 5 mp dan gigi 6 tiger sama 😂, kalo mau nmbh speed ya kecilin gear, coba dl aja kecilin gear blkh 2-3 gear

Suka

17. Dhiyo - 26 April 2016

Gear primery dan sekunder motor tiger di ganti Sama motor mega pro apa ada perubahan yang signipkan mas.

Suka

awansanblog - 26 April 2016

Yg jelas nmbh kuat buat nanjak mas, signifikan sekali kalo buat medan naik turun, tapi di lain sisi nafas motor bkl pendek pendek banget, dan mesin nggak bisa sampe rpm tinggi

Suka

18. fathan - 26 April 2016

Numpang tanya mas..punya saya gl max series 91, skitar 2 minggu yg lalu sy gnti gear primer sekunder 23 : 69, final gear 14 : 37, tarikan jd panjang, gigi 5 hampir gk dipakai karena jalan dtempat sy jarang trek lurus jd sy takut mo nyoba top speednya, tp knp jika ada beban dibuat bonceng istri & anak terasa berat mas pas masuk gigi 1 sprti lngsung msuk gigi 3…terus sy cb gnti final gear 15:40 lumayan gk berat lg jika ada beban. menurut mas apakah rasio gear primer sekunder dan final gear kurang pas? mohon sarannya mas. terima kasih.

Suka


Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Suka 4WD

All About 4 Wheel Drive

Hydroid's Blog

Just another WordPress.com site

A R T I K E L 📌 M A R L Y

A collection of articles that are interesting to read, provide motivation and encouragement for you.

Journey of Sinta Yudisia

Writing is Healing. I am a Writer & Psychologist.

bj44

~ The journey of a thousand miles begins with one step. ~ Lao Tzu

Sukma Pangastuti

Kumpulan memorabilia lucu yang sering membikin rindu

Jalancerita

Banyak Jalan, Banyak Cerita | Catatan perjalanan seorang Bocah Ilang dari Jogja

Indonesia Tempo Doeloe

OLD TIMES NEVER DIE...

Overlanding

A blog dedicated to Toyota Land Cruiser

dtinta

This Blog is 99% for Fun

Catatan Abu Faiz

Sebuah catatan ayah juara

Yanto Musthofa

In this very short journey home, I dare not to dream of making a difference. The world is going to have a marker that I've ever been growing in it, ... that's all I have to dream of.

Pursuing My Bule

Love, life, lust, friendship, and adventures of a sweet, pretty, nice, smart, and amazing girl called Vallendri.^^

IT Center

Give You All about IT

"Menulis untuk keabadian"

Do good and good will come to you

Turn Back Fatim

Fatimah Subadiyo

%d blogger menyukai ini: