motor

Setelah Hengkang Dari Indonesia, Bajaj Justru Berkembang di Malaysia

Bro sis, Bajaj memang pernah meninggalkan luka di bikers Indonesia, bagaimana tidak pasca hengkangnya Bajaj Auto dari Indonesia, bikers bikers Bajaj bagai anak ayam kehilangan Induknya, padahal salah satu produk mereka yaitu “Bajaj Pulsar” telah mendapat hati di kalangan bikers Indonesia, terutama bikers yang suka touring, bahkan awb sendiri juga pernah pake Bajaj 😆 .

Tapi siapa sangka, setelah hengkang dari Indonesia, Bajaj justru bisa berkembang di negara tetangga “Malaysia” .  adalah Modenas yang Kemudian Berkolaborasi dengan Bajaj untuk memasarkan produk Bajaj Auto di Malysia, produk Bajaj tersebut nantinya akan di rebadge dengan nama Modenas .

Modenas sendiri adalah proyek motor nasional Malaysia yang diluncurkan tahun 1995, selain Bajaj, Modenas juga merebadge motor motor lain terutama dari pabrikan Kawasaki dan Yamaha.

bajaj v15 malaysia

Tiga motor pertama yang dilaunching pada tahun 2017  adalah  sports bike Pulsar RS200 , Pulsar  NS200 naked , dan motor cruiser Bajaj  V15 . sekan tak ingin kehilangan momentum Modenas juga berencana meluncurkan “Modenas Dominar 400” Motor Sport Naked dengan single-cylinder yang dibangun dari basis  KTM 390 Duke.

 

FIRST RIDE: 2018 Modenas Dominar 400 – 35 PS, thumping good fun, and it’s coming to Malaysia soon! Image #720667

Iklan

Edisi Foto Unik, Ketika Motor Digunakan Untuk Membawa Binatang

Dear pembaca semua, sepeda motor benar benar telah merevolusi transportasi dunia, yup paraktis, lincah, irit, murah dan fleksibel untuk dimodifikasi apa aja, selain untuk membawa manusia, kadang sepeda motor juga digunakan hewan juga, tapi karena ukuran dan bentuk hewan lain dengan bentuk manusia, maka manusia pun di tuntut kreatif wkwkw.. bagaimana agar hewan yang dibwa tetap tenang dan tidak mengganggu keseimbangan motor 😀 .. Well selamat menyaksikann, buat hiburan agan agan semua 😆 .

Berbagi Pengalaman, Oprek Mesin Honda Mega Pro Stroke Up 9mm

Dear pembaca semua, berhari hari bikin artikel tentang bis, awb kangen juga bikin artikel tentang motor, well kali ini awb akan sedikit berbagi pengalaman awb ketika dulu modif si megapro.. maklum ini motor dulu sering jadi kelinci percobaan awb wkwkwk.. ceritanya nih dulu megapro yang awal mulanya standar awb sudah stroke up 200 cc pake kruk as tiger, bagi yang pengen baca silahkan disini 😀 , nah di lain hari awb tergoda buat stroke up lebih ekstrim lagi, naik jadi 9mm..

Maka dikirimlah bandul asli megapro dari Jogja ke Surabaya untuk di stroke up di bengkel cak benjol, btw thanks to Om Yuniar Prihatmoko (sesepuh HMPC)  yang dulu ngurusin masalah bandul ini, termasuk ngelobi bengkel agar mau ngerjain, karena sebenernya udah nggak mau nerima stroke up lagi..

kiri bandul standar tiger, kanan bandul stroke up 9 mm milik awb, rapi jali kan 😀

(lebih…)

Mengenal Honda Dream D, Cikal Bakal Motor Sport Honda

Dear pembaca semua, hampir semua blog sekarang lagi bahas motor motor baru, well awb bosen aja bacanya, sekali kali kita bahas sejaah aja yuk hehe, kita mulai dari pabrikan Honda 😀 .

Well Honda Dream D memang bukan kendaraan pertama yang diproduksi oleh Honda, Tetapi Honda Dream D adalah sepeda motor pertama yang diproduksi Honda, bukan lagi hanya sepeda sepeda kayuh digantungi mesin, tetapi merupakan sebuah sepeda motor seutuhnya. bisa kita bandingkan dengan model model Honda sebelumnya di bawah ini. (lebih…)

Review Oli Enduro Racing di Honda Megapro

wp-image-917438186jpg.jpg

Dear pembaca semua, sebetulnya awb sudah berusaha setia ke satu hati  merk oli saja, namun apadaya kadangkala kalo kepepet terpaksa pindah ke lain merk  sekaligus cobain sensasi baruu hehehe.. selama ini awb setia pake Federal Ultratec/Ultratec X untuk Megapro awb, nah kali ini awb jajal Oli produk anak bangsa alias Petamina, perusahaan plat merah yang dikenal dengan tagline “Kita Untung Bangsa Untung” .

Oli Ini awb beli di Motodrive Seharga 52 ribu rupiah untuk kemasan 1 liter, dan setelah awb pakai selama kurang lebih 2500 km, akhirnya awb bisa mengambil beberapa kesimpulan, straight to the point 😀  saja yak  . (lebih…)

Mengenal Sejarah Goodwood Festival Of Speed

Inggris memang bisa di bilang salah satu mbahnya olahraga otomotif di dunia, Goodwood Festival of Speed sendiri merupakan world’s most popular motor sport, motorcycle  and car culture event, yang bertempat  di Goodwood Estate, Chichester, West Sussex, Inggris. Kawasan Goodwood  sendiri memiliki yang riwayat erat sejarah dengan industri  otomotif di Inggris karena memiliki sirkuit yang sangat bersejarah. Sirkuit Goodwood merupakan sirkuit permanen pertama yang dibangun di ingris pasca perang dunia ke dua, sirkuit ini dibangun di bekas lapangan udara peninggalan angkatan udara inggris. (lebih…)

Teknologi dari Intel yang memungkinkan motor untuk berbicara dengan penggunanya

bro sis selama ini kita hanya sering mengatakan “andai saja motor bisa bicara”, nah ternyata teknologi ini sudah ada bro sis, dan sedang dikembangkan oleh produsen prosesor raksasa dunia Intel, terlihat hal ini diperagakan oleh salah satu teknisi Intel Stephanie Moyerman, dengan menggunakan prosesor khusus Intel edison, kali ini yang menjadi kelinci percobaan adalah BMW R1200 GS, dengan prosesor ini memungkin informasi dari motor diubah menjadi info suara, bukan hanya info namun kita juga bisa berkomunikasi dengan motor, seperti menyanyakan status motor, bahkan menanyakan pom bensin terdekat. secara umum alat ini juga terhubung dengan smartphone dan helm yang terhubung secara wireless, untuk lebih jelas silahkan buffer video di atas 😀 .

Sumber

Moge tak harus boros, Royal Enfield Continental GT Kapasitas 500 cc konsumsi BBM tembus 39,2 km/L euy

Royal einfied GT

Bro sis selama ini ada mindset bahwa moge pasti boros, ya maklum saja karena kapasitas mesin yang besar memerlukan bahan bakar yang lebih deras juga, namun apa jadinya apabila moge irit bahkan lebihirit daripada motor dengan displacemenat di bawahnya 😈 .

Secara mengejutkan Royal Enfield Continental GT mampu mendobrak pakem itu, bayangkan saja 1 liter bensin bisa menempuh jarak hingga 39,2 km, jauh lebih irit daripada Ninja 250 yang hanya berkisar 25-27 km/L, Honda Tiger 33km/L, maupun yamaha mio lama yang hanya sekitar 30 km/L, padahal ini 500 cc lho, fakta ini terungkap ketika Royal Einfeld GT dipakai motorbeam touring ribuan km di india, berikut hasil touring tersebut .

Total Kms: 1399.6 kms

Fuel Consumed: 35.7-litres

Overall Mileage: 39.2 km/l (city riding and highway cruising)

Iritnya moge ini bukannya tanpa sebab, faktor pertama adalah karakter mesin yang overstroke, bisa dibayangkan torsi bakal melipah di putaran bawah mirip mirip dengan mesin diesel, pada royal einfeld peak torsi 44 nm sudah bisa dicapai pada rpm 4000 saja, edyaaan di gas sithik mumbul haha, otomatis nggak perlu gas terlalu dalam motor udah ngacir,ujung ujungnya bbm jadi irit, faktor kedua dalah kompresi yang rendah yup hanya 8,5 dijamin mimik bbm apapun nggak masalah 😀 . yup moge irit jebule ada juga .

sumber

ENGINE

Type Single Cylinder, 4 stroke, Air cooled
Displacement 535 cc
Bore x stroke 87mm x 90mm
Compression Ratio 8.5:1
Maximum Power 29.1 bhp (21.4 kW) @ 5100 rpm
Maximum Torque 44 Nm @ 4000 rpm
Ignition System Digital Electronic Ignition
Clutch Wet, multi-plate
Gearbox 5 Speed Constant Mesh
Lubrication Wet sump
Engine Oil 15 W 50 API, SL Grade JASO MA
Fuel Supply Keihin Electronic Fuel Injection
Air Cleaner Paper Element
Engine Start Electric & Kick

CHASSIS & SUSPENSION

Type Twin downtube cradle frame
Front suspension Telescopic, 41mm forks, 110mm travel
Rear suspension Paioli,Twin gas charged shock absorbers with adjustable preload, 80mm travel

DIMENSIONS

Wheelbase 1360 mm
Ground Clearance 140 mm
Length 2060 mm
Width 760mm ( Without Mirrors)
Seat Height 800mm
Height 1070mm ( Without Mirrors)
Kerb Weight 184 Kgs
Fuel Capacity 13.5 Ltrs

BRAKES & TYRES

Tyres Fr. 100/90-18, 56 H Pirelli Sport Demon
Tyres Rr. 130/70-18, 63 H Pirelli Sport Demon
Brakes Front Brembo 300mm Floating disc, 2-Piston floating caliper
Brakes Rear 240mm Disc, Single piston floating caliper

ELECTRICALS

Electrical System 12 volt – DC
Battery 12 volt, 14 Ah
Head Lamp 12V H4 60 / 55 W
Tail Lamp 12V 21W/5W

Jakarta sabet predikat Kota Termacet di Dunia, Miriss

Macet source :republika

Bro sis kemacetan di Jakarta memang sudah sangat parah, bukan hanya kita saja yang merasakan bahkan dunia juga mengakuinya, ledakan kendaraan bermotor semakin memperparah keadaan jalanan, hingga terasa jalan semakin tidak mencukupi untuk menampung volume kendaraan yang ada, baru baru ini Jakarta ditetapkan sebagai salah satu kota termacet di dunia, bahkan menduduki peringkat 1.

Dilansir Thrillist.com hari ini (5/2) Jakarta menurut indeks Stop-Start Magnatec Castrol, rata-rata terdapat 33.240 kali proses berhenti-jalan per tahun di Jakarta. Indeks ini mengacu pada data navigasi pengguna Tom Tom, mesin GPS. GPS tersebutlah yang digunakan untuk menghitung jumlah berhenti dan jalan yang dibuat setiap kilometer. Jumlah tersebut lalu dikalikan dengan jarak rata-rata yang ditempuh setiap tahun di 78 negara.

Berdasar situs tersebut ternyata ada satu kota Lagi di Indonesia yang masuk peringkat yaitu Kota Surabaya di peringkat ke empat, kemacetan merupakan PR bagi kita bersama, tidak hanya pemerintah sebagai penyedia sarana dan prasarana, tapi juga kesadaran kita sebagai pengguna jalan raya.

Berikut Daftar 10 Kota dengan Lalu Lintas Terburuk:
10. Buenos Aires, Argentina – 23.760
9. Guadalajara, Meksiko – 24.840
8. Bangkok, Thailand – 27.480
7. Roma, Italia – 28.680
6. Moskow, Rusia – 28.680
5. St Petersburg, Rusia – 29.040
4. Surabaya, Indonesia – 29.880
3. Kota Meksiko, Meksiko – 30.840
2. Istanbul, Turki – 32.520
1. Jakarta, Indonesia – 33.240

PERBEDAAN BAN RADIAL DAN BAN BIASA

Perbedaan Konstruksi Ban Radial dan Biasa

Bro sis mungkin kita masih bingung dengan perbedaan dari ban radial dan ban biasa , Perbedaan mendasar dari Ban Bias dan Radial terletak pada susunan benang yang mengikat, berikut perbedaan detailnya sebagai berikut  :

Perbedaan ban bias dan ban radial
Ban pada dasarnya diklasifikasikan ke dalam dua struktur sebagai berikut:

Struktur Bias
Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka (frame) dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban.

Struktur Radial
Untuk ban radial, konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan “Breaker” atau “Belt”. Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai “Rolling Resistance” yang kecil.

Meski hanya itu perbedaannya, namun dampak yang dirasakan pengguna ban radial sangat signifikan, Dari perbedaan konstruksi tersebut ada tiga keuntungan lebih untuk ban radial :

1. Saat dipakai, ban radial tertekan ke kanan-kiri (arah dinding), sehingga membuat permukaan ban yang menyentuh aspal lebih lebar. Otomatis, daya cengkeram lebih baik, terutama saat menikung. Sementara ban bias, saat dipakai ban tertekan ke depan-belakang, bukan ke samping.

2. Saat tertekan ke kanan-kiri, beban dan panas terdistribusi lebih merata. Sementara model bias, karena beban terdistribusi di tengah, panas akan berpusat di bagian itu. Alhasil, bagian yang cepat aus adalah tengahnya, tidak merata kanan serta kiri. Dengan kata lain, ban radial lebih awet penggunaannya.

3. Meski menggunakan serat baja, pada kenyataannya ban radial lebih lentur saat dipakai. Hal ini memberikan kenyamanan lebih baik, terutama saat menghajar jalan bergelombang, jalan rusak, atau lubang.

namun selain keuntungan diatas, ban radial juga mempunyai kekurangan, yaitu harganya yang cenderung lebih mahal daripada ban biasa, bahkan hampir dua kali lipat.

sumber 1

sumber 2